
Batam, ganeshaabadi.com | AGATHA Christie (1890-1976) adalah ratunya cerita misteri. Ada hal yang mendasar yang bisa kita tiru dari caranya menulis.
Ia berkarya lebih dari 55 tahun dan menjual lebih dari empat miliar buku dari seluruh 72 novel – 66 novel misteri dan 6 novel roman, dan 15 kumpulan cerita pendek!
Karyanya diterjemahkan ke lebih dari 100 bahasa.
Satu novel misterinya yang jadi buku terlaris sepanjang masa “And Then There Were None” terjual lebih dari 100 juta kopi!
Apa kunci keberhasilan karya fiksinya? Karakter yang kuat! Karakter yang bisa dipahami pembaca kenapa mereka melakukan tindakan tertentu, meski belum tentu disukai atau disetujui tindakannya itu.
Pokoknya karakter yang bisa diterima oleh semua pembaca!
Dari mana dan bagaimana dia mendapatkan ide untuk karakter-karakternya? Sebelum mengarang cerita dia menciptakan tokoh-tokohnya lebih dahulu.
Dia tekun dan cermat mengamati perilaku dan mencatat penampilan fisik orang asing yang dilihatnya dan temui di tempat umum.
Lalu dia gunakan kemiripan dan gerak-gerik detail mereka untuk mengembangkan karakter fiksinya sehingga terasa hidup dan nyata dalam cerita-cerita misterinya.
Dari sini kita memahami bagaimana karakter melandasi pemikiran, sikap, dan perilaku manusia. Di dalamnya ada sistem daya juang, daya dorong, daya gerak, dan daya hidup yang berisikan tata nilai kebaikan akhlak dan moral dalam diri manusia.
Betul kata Andre Maurois, “Jika Anda membuat suatu tindakan, Anda menciptakan kebiasaan. Jika Anda menciptakan kebiasaan, Anda menciptakan karakter. Jika Anda membuat karakter, Anda menciptakan takdir.”
Bagaimana menurut Anda?
(Nursalim Turatea).