BANYUWANGI || Hujan merupakan karunia sekaligus rahmat dari Allah Swt. Hujan sengaja diatur sedemikian rupa oleh-Nya agar manusia dan seluruh makhluk di bumi ini bisa tetap hidup. Allah Swt. pun bahkan telah menjamin kondisi air yang sangat bersih dari langit.
Allah swt., menurunkan hujan sebagai rahmat-Nya sesuai dengan kebutuhan seluruh makhluk-Nya.
Rahmat Allah selalu cukup bagi makhluk-Nya. Hujan turun sebagai bentuk keseimbangan alam yang Allah swt.,ciptakan. Dengan turunnya hujan, air bumi akan terpenuhi bagi seluruh makhluk-Nya.
Sebagaimana firman Allah dalam Qs. Ar-Ruum ayat 48 yang menggambarkan proses terjadinya hujan diawali dengan awan yang tebal. Mbah Semar menjelaskan bahwa hujan yang diturunkan Allah ke bumi melalui beberapa proses yaitu dengan mengirimkan angin yang menggerakkan awan.
Selamet Solichin yang biasa akrab disapa Mbah Semar selaku Pimpinan Umum Jejakindonesia.id mengatakan, disaat hujan yang harus kita lakukan ialah dengan
Mensyukuri nikmat turunnya hujan,Turunnya hujan adalah kesempatan terbaik untuk memanjatkan doa,Mengambil berkah dari air hujan,Jangan mencela hujan,Berdoa setelah turunnya hujan, ungkapnya.
Mencuci muka dengan air hujan dapat membersihkan masalah kulit wajah secara efektif. Air ini mampu menghilangkan bakteri yang dapat menyebabkan bisul dan jerawat pada kulit wajah
Hujan biasanya terjadi ketika langit mendung dan gelap karena cahaya matahari tertutup oleh awan. Namun, terkadang hujan juga bisa terjadi ketika cuaca panas atau matahari sedang bersinar terang. Fenomena ini sering disebut sebagai hujan panas atau hujan poyan.
Lanjut Mbah Semar, alasan Allah SWT menurunkan hujan melalui Malaikat Mikail bukan tanpa alasan. Melalui hujan, maka subur lah tanah di bumi. Berbagai pepohonan, sayuran, dan buah-buahan pun tumbuh untuk kelangsungan umat manusia dan makhluk hidup lainnya. Melalui hujan pula makhluk hidup bisa menikmati air tawar yang segar untuk diminum.
“kita harus berdoa ketika turun hujan, Lewat hujan Allah SWT menurunkan berkah serta rezekinya kepada manusia ketika hujan turun. Dengan turun hujan, tersedia banyak air yang bermanfaat di berbagai sendi kehidupan. Berdoa ketika hujan pun sangat dianjurkan dan menjadi salah satu waktu mustajab untuk berdoa berdasarkan hadist,” ujarnya.
Doa di saat hujan, Allāhumma ‘alal ākāmi wal jibāli, waz zhirābi, wa buthūnil awdiyati, wa manābitis syajari. Yang artinya : “Ya Allah, turunkan lah hujan di sekitar kami (memberkahi), bukan di atas kami (memudaratkan). Ya Allah, turunkan lah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuh pohon.
(Red)







