Banyuwangi – Langkah strategis untuk memperkuat tata kelola dan mendorong pengembangan usaha dilakukan Pancoran Grup melalui penandatanganan *Memorandum of Understanding (MoU) Pendampingan* bersama Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur
Penandatanganan tersebut menjadi momentum bagi kedua pihak membangun sinergi guna mendukung pengelolaan Pancoran Grup agar ke depan semakin profesional, tertata, transparan, dan siap menghadapi tantangan serta peluang usaha yang terus berkembang.
Sinergi Tata Kelola dan Pengembangan Usaha
Dalam MoU tersebut, *Ketua MAKI Jawa Timur Heru Satrio* mewakili lembaga pendamping. Sementara dari pihak Pancoran Grup, dukungan diberikan langsung oleh Owner Hj. Istiqomah
Pelaksanaan program di lapangan akan dikoordinasikan melalui Manajer Pancoran Grup Novi Reza yang ditunjuk untuk menyiapkan berbagai program dan terobosan baru perusahaan.
Heru Satrio menegaskan, pendampingan ini bukan sebatas seremonial. MAKI Jatim akan memberikan masukan terkait tata kelola organisasi, kepatuhan, dan manajemen risiko agar setiap langkah pengembangan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pendampingan ini bentuk komitmen bersama. Kami ingin memastikan setiap program Pancoran Grup disiapkan secara matang, baik dari sisi manajemen maupun pelaksanaan di lapangan,” ujar Heru Satrio.
Siapkan Berbagai Terobosan dan Event
*Novi Reza* menyampaikan, Pancoran Grup akan melakukan sejumlah terobosan untuk menghidupkan kembali aktivitas perusahaan. Salah satunya dengan menggelar berbagai *event dan kegiatan* yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dirancang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi wadah komunikasi, kreativitas, promosi, sekaligus memperluas jaringan Pancoran Grup dengan masyarakat dan berbagai komunitas.
“Ke depan kami akan melakukan berbagai terobosan untuk Pancoran Grup. Salah satunya dengan membuat berbagai event dan mengembangkan kembali sejumlah program yang sebelumnya pernah berjalan,” kata Novi Reza.
Dengan konsep yang lebih terbuka, Pancoran Grup ingin kembali menghadirkan aktivitas yang mampu menarik perhatian publik dan memberi ruang partisipasi bagi berbagai kalangan.
NTV (Nasional TV) Bakal Kembali Dibuka*
Selain event, rencana besar lain yang disiapkan adalah *membuka kembali media NTV (Nasional TV)
NTV sebelumnya dikenal sebagai bagian dari lini media Pancoran Grup yang berperan dalam penyampaian informasi. Kebangkitan NTV kali ini akan diarahkan mengikuti perkembangan teknologi dan pola konsumsi informasi masyarakat.
Pengelolaannya direncanakan tidak hanya melalui siaran televisi konvensional, tetapi juga melalui *kanal digital dan media sosial* agar jangkauannya lebih luas dan cepat.
“Kehadiran kembali NTV diharapkan menjadi langkah baru dalam pengembangan sektor media. Kami ingin menghadirkan konsep dan pengelolaan yang lebih segar sesuai perkembangan zaman,” jelas Novi Reza.
Langkah ini diproyeksikan menjadi bagian dari pembangunan ekosistem media yang terintegrasi di bawah naungan Pancoran Grup.
Momentum Kebangkitan Pancoran Grup
Di bawah kepemimpinan *Owner Hj. Istiqomah*, penandatanganan MoU ini disebut sebagai titik awal pembenahan. Sejumlah agenda yang tengah disiapkan meliputi: pembenahan manajemen, penyelenggaraan event, pengembangan kegiatan usaha, hingga revitalisasi NTV.
Dengan adanya pendampingan dari MAKI Jatim, diharapkan proses tersebut berjalan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Sinergi ini juga diharapkan memberi dampak positif, tidak hanya bagi internal perusahaan tetapi juga bagi masyarakat luas.
“Jika seluruh rencana ini terealisasi, Pancoran Grup berpotensi kembali memperkuat eksistensinya di berbagai bidang, termasuk event dan media,” tambah Novi Reza.
MoU antara *MAKI Jatim dan Pancoran Grup* pun diharapkan menjadi langkah awal dari serangkaian program besar. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Pancoran Grup kini bersiap memasuki babak baru untuk berkontribusi lebih luas kepada masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya.
(Tim Redaksi Ganesha Abadi Suara Kebenaran, Pilar Demokrasi)






