Aceh Singkil – Komite Percepatan Pemekaran Provinsi Aceh Leuser Antara (KP3ALA) Kabupaten Aceh Singkil resmi dilantik pada Jumat (26/07/2025) di Kelurahan Rimo, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil
Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pembina KP3ALA Pusat, Armen Desky, dan dihadiri perwakilan dari enam kabupaten yang termasuk dalam wilayah perjuangan pembentukan Provinsi ALA, yakni Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara (Kutacane), Subulussalam, dan Aceh Singkil.
Dalam sambutannya, Armen Desky menegaskan bahwa pelantikan KP3ALA Aceh Singkil menjadi titik awal penguatan konsolidasi lintas kabupaten demi terwujudnya Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA).
“Soliditas antarkabupaten harus menjadi fondasi utama gerakan perjuangan rakyat yang sah. Setelah ini, kita akan menggelar Musyawarah Besar (Mubes) di Kabupaten Gayo Lues untuk menyatukan langkah,” tegas Armen.
Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Pemuda ALA (GERPA), Gilang Ken Tawar, dalam pidatonya menyampaikan desakan keras kepada pemerintah pusat, khususnya DPR-RI dan Presiden RI.
“Saya tidak sekadar memberi ucapan selamat. Kami mendesak DPR-RI segera mencabut moratorium pemekaran daerah. Sudah terlalu lama rakyat ALA menunggu. Jangan lagi janji manis tanpa realisasi!” tegas Gilang.
Ia juga meminta Presiden Prabowo Subianto agar menjadikan pemekaran Provinsi ALA sebagai program prioritas nasional.
“Pemekaran ALA bukan sekadar proyek politik, tapi solusi nyata untuk pemerataan pembangunan, keadilan akses layanan publik, dan penguatan identitas kultural masyarakat Gayo dan sekitarnya. Kami meminta Presiden Prabowo mendengarkan aspirasi rakyat ALA!” katanya lantang.
Pelantikan ini sekaligus mempertegas komitmen GERPA dan KP3ALA untuk terus memperjuangkan pemekaran hingga terbentuknya Provinsi ALA.
“Semangat ini tidak akan padam! Kami tidak akan mundur selangkah pun sampai Provinsi ALA berdiri di bumi Gayo,” tutup Gilang dengan penuh semangat.
Pelantikan KP3ALA Kabupaten Aceh Singkil diharapkan menjadi pemantik bagi seluruh wilayah ALA untuk semakin solid menyuarakan keadilan dan percepatan pembangunan melalui pemekaran provinsi.
(Red)







