JAKARTA — Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H., M.M., yang juga menjabat sebagai Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, secara resmi melepas 13 atlet Pelatnas Taekwondo Indonesia untuk berlaga pada SEA Games ke-33 tahun 2025 di Thailand. Agenda multievent bergengsi kawasan Asia Tenggara itu akan berlangsung pada 10–14 Desember 2025.
Acara pelepasan dilakukan pada Jumat malam, 5 Desember 2025, di Avenzel Hotel Cibubur, Jakarta Timur, dan dihadiri oleh jajaran pengurus PBTI serta tim pelatih. Kontingen Indonesia terdiri dari 13 atlet yang terbagi dalam kategori Kyorugi dan Poomsae, ditambah satu head coach, dua pelatih Kyorugi, satu pelatih Poomsae, dua masseur, serta satu sport coordinator.
Para atlet Poomsae akan turun bertanding pada 10 Desember, sementara kategori Kyorugi dijadwalkan berlaga pada 11–13 Desember 2025. Adapun 13 atlet Pelatnas Taekwondo Indonesia yang dipercaya membawa nama bangsa adalah:
M. Rizal, Muhammad Alfi Kusuma S., Ni Kadek Heni Prikasih, M. Hafizh, M. Bassam Raihan, Arya Danu Susilo, Osanando Naufal K., Silvana Lamanda, Muhammad Alfi Kusuma S.Or., Rayinda Alexandra, Winda Dwi Putri, Megawati Tamesi, dan Raihan Fadhila.
Dalam arahannya, Letjen TNI Richard Tampubolon menyampaikan bahwa evaluasi terakhir menunjukkan perkembangan signifikan dari para atlet, baik dalam aspek teknik, stamina, maupun kesiapan mental. Hasil positif di ajang China Open Taekwondo Championship 2025 disebut menjadi salah satu indikator optimisme PBTI.
“Dengan performa dan capaian terkini, saya menilai kesiapan tim sudah berada pada level maksimal. PBTI optimis target prestasi dapat tercapai pada SEA Games kali ini,” ujarnya.
Ketum PBTI menegaskan bahwa seluruh atlet membawa harapan besar bangsa, sembari meminta mereka berjuang dengan penuh dedikasi. “Kami memberikan dukungan penuh kepada seluruh atlet. Tampil lah dengan semangat pantang menyerah dan berikan hasil terbaik bagi Indonesia,” tutupnya.
(Red)








