Belitung – Kemah Besar Hizbul Wathan (HW) 2025 resmi dibuka pada Kamis, 13 November 2025, di Desa Cerucuk, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung. Kegiatan akbar ini menjadi agenda terbesar bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah se-Bangka Belitung.
Mengusung tema “Membentuk Kader Tangguh, Mandiri, dan Berakhlak”, kegiatan ini diikuti 385 pandu dari tingkat Pengenal SD, Pengenal SMP, serta Penghela. Ditambah para pembina, total peserta mencapai 418 orang.
Acara pembukaan turut dihadiri Kepala Desa Cerucuk, perwakilan Polres Belitung, perwakilan DPRD, utusan Bupati Belitung, Pimpinan Daerah Aisyiyah Belitung, serta Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Belitung.
Ketua panitia, Tri Murtini, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan sesuai rencana. Semoga seluruh rangkaian berlangsung lancar dan semua peserta pulang dengan selamat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh sekolah Muhammadiyah se-Babel yang telah mengirimkan pandu terbaik, serta memuji kekompakan Kwarda Belitung sejak awal persiapan.
Turfan, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Belitung sekaligus Pembina Upacara, menegaskan pentingnya adab dan akhlak bagi setiap pandu HW.
“Ber-HW itu harus beradab dan berakhlak, seperti Undang-Undang Pandu HW ke-10. Kita berada di lingkungan masyarakat, jadi tunjukkan sikap terbaik. Semoga kegiatan ini lancar dan membawa manfaat bagi warga sekitar,” tegasnya.
Upacara pembukaan berjalan lancar dan ditutup dengan berbagai penampilan spektakuler dari sekolah-sekolah Muhammadiyah se-Belitung dan Belitung Timur, seperti Tari Sambut, Tari Pancasila, drumband, dan pertunjukan lainnya yang berhasil memukau para peserta dan tamu undangan.
Panitia, Artika, menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dua malam.
“Kemah berlangsung tiga hari dua malam. Hari pertama terdiri dari pawai, pendirian tenda, upacara pembukaan, game kebersamaan, ibadah, dan pentas seni,” jelasnya.
Antusiasme peserta tampak dari berbagai testimoni.
Fadhilah Najwa dari SMA Muhammadiyah Pangkalpinang mengungkapkan kebanggaannya mengikuti kegiatan tahun ini.
“Saya bangga ikut Kemah Besar Pandu HW 2025, apalagi di Belitung. Dapat teman baru, pengalaman baru, dan siap jadi juara lagi,” ujarnya semangat.
Peserta dari SD Muhammadiyah Toboali juga merasakan hal yang sama.
“Capek, tapi seru banget! Ramai dan bisa ketemu banyak teman baru,” tuturnya.
(Red)







