GRESIK – Halaman Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Gresik, Jumat pagi (9/1/2026), menjadi saksi kuatnya nilai penghargaan terhadap pengabdian dan keteladanan. Dalam suasana yang khidmat namun penuh makna, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu memimpin langsung upacara pemberian penghargaan kepada personel Polri dan warga masyarakat yang dinilai berprestasi serta berkontribusi nyata bagi keamanan dan ketertiban.
Momen tersebut bukan sekadar rutinitas kedinasan, melainkan refleksi komitmen institusi Polri dalam menanamkan budaya kerja berbasis integritas, loyalitas, dan pengabdian tulus kepada masyarakat.
Sebanyak 32 penerima penghargaan, terdiri dari 16 personel Polri dan 16 warga masyarakat, menerima apresiasi atas dedikasi mereka. Penghargaan diberikan atas keberhasilan mengungkap berbagai kasus kriminal strategis, pemberantasan peredaran narkoba, hingga prestasi yang mengharumkan nama Polres Gresik di tingkat nasional.
Yang menjadi perhatian, penghargaan tidak hanya diberikan kepada anggota kepolisian. Sejumlah warga masyarakat yang menunjukkan keberanian, kepedulian sosial, serta peran aktif membantu tugas-tugas kepolisian turut memperoleh apresiasi. Hal ini menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) adalah tanggung jawab bersama, bukan semata tugas aparat penegak hukum.
“Sinergi antara Polri dan masyarakat adalah kunci utama terciptanya situasi yang aman dan kondusif. Apa yang kita apresiasi hari ini adalah wujud nyata kolaborasi tersebut,” tegas AKBP Rovan dalam amanatnya.
Kapolres menekankan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan pemicu semangat untuk terus memberikan pengabdian terbaik. Ia menyebut, apresiasi diberikan kepada mereka yang bekerja melampaui panggilan tugas (beyond the call of duty), dengan ketulusan dan dedikasi tinggi.
“Penghargaan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga, menjadi teladan, serta memotivasi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme, loyalitas, dan integritas demi mewujudkan Polres Gresik yang presisi, profesional, dan humanis,” ujar Kapolres.
Lebih lanjut, AKBP Rovan menegaskan bahwa budaya reward and punishment akan terus diterapkan secara adil dan konsisten. Setiap prestasi akan dihargai, namun setiap pelanggaran disiplin tetap ditindak tegas demi menjaga kehormatan dan marwah institusi Polri.
Upacara penghargaan tersebut turut dihadiri Wakapolres Gresik, para Pejabat Utama (PJU), serta Kapolsek jajaran. Kehadiran para pimpinan menjadi simbol bahwa setiap capaian individu merupakan bagian dari keberhasilan kolektif organisasi yang solid dan berorientasi pada pelayanan publik.
Pagi itu, halaman Mapolres Gresik tidak hanya dipenuhi barisan berseragam, tetapi juga semangat keteladanan dan harapan. Harapan bahwa dedikasi akan terus tumbuh, integritas akan semakin menguat, serta sinergi antara Polri dan masyarakat kian kokoh demi terwujudnya Kabupaten Gresik yang aman, tertib, dan nyaman.
(Redho)








