Buntok – Suasana penuh keceriaan dan kehangatan mewarnai hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) di PAUD IT Nurul Fikri Buntok dengan Mengusung tema “Buah”.
Senin, (13/07/2026)
kegiatan ini dilaksanakan dengan konsep “Sehari Bersama Ayah dan Bunda” sebagai bentuk adaptasi yang menyenangkan bagi peserta didik baru sekaligus mempererat kolaborasi antara sekolah dan keluarga.
PAUD IT Nurul Fikri Buntok berada di bawah naungan Yayasan Pelangi Insan Harati Barito Selatan yang diketuai oleh Ir. Faridah Hadiyatul Chasanah, M.Pd. Yayasan ini menaungi tiga layanan pendidikan anak usia dini yang saling terintegrasi, yaitu Taman Pengasuhan Anak (TPA), Kelompok Bermain (KB), dan Taman Kanak-kanak (TK).
Pada tahun ajaran ini, Taman Pengasuhan Anak (TPA) yang dikelola oleh Halipaturida, A.Md.Kep. menerima 8 peserta didik. Sementara itu, Kelompok Bermain (KB) yang dipimpin oleh Elly Rahmah, S.Pd.I. memiliki 29 peserta didik, dan Taman Kanak-kanak (TK) yang dipimpin oleh Nonilawaty, S.Pd. diikuti oleh 53 peserta didik.
Sejak pagi, para orang tua, khususnya Ayahandanya, tampak antusias mengantarkan putra-putrinya ke sekolah. Kehadiran mereka menjadi bagian dari dukungan terhadap Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Masuk Sekolah, sebuah gerakan yang bertujuan memperkuat keterlibatan ayah dalam pendidikan dan tumbuh kembang anak sejak usia dini.
Beragam kegiatan menarik disiapkan oleh para guru untuk membantu anak mengenal lingkungan sekolah, teman-teman baru, serta guru dengan suasana yang hangat dan menyenangkan. Melalui tema “Buah”, anak-anak diajak mengenal berbagai jenis buah melalui permainan edukatif, bernyanyi, bercerita, pengamatan langsung, hingga aktivitas kreatif yang mampu merangsang rasa ingin tahu sekaligus mengembangkan kemampuan sosial dan emosional mereka.
Ketua Yayasan Pelangi Insan Harati Barito Selatan, Ir. Faridah Hadiyatul Chasanah, M.Pd., menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga oleh sinergi yang kuat antara keluarga dan pendidik.
“Kehadiran ayah dan bunda pada hari pertama sekolah menjadi pengalaman berharga bagi anak. Mereka merasa aman, percaya diri, dan lebih siap memasuki lingkungan belajar yang baru. Kami berharap kebersamaan ini menjadi awal yang baik dalam membangun karakter, kemandirian, dan kecintaan anak terhadap sekolah,” ucap Faridah
Ia juga menambahkan, melalui pelaksanaan MPLS yang ramah anak, PAUD IT Nurul Fikri Buntok berkomitmen menghadirkan proses pembelajaran yang menyenangkan, aman, dan bermakna.
“Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi fondasi awal bagi tumbuhnya semangat belajar, rasa percaya diri, serta kebiasaan positif anak dalam menempuh pendidikan sejak usia dini”, katanya
Dengan semangat kebersamaan antara sekolah, orang tua, dan yayasan, hari pertama MPLS berlangsung lancar, penuh tawa, dan menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi seluruh peserta didik baru beserta keluarga mereka.
(Sawalun.DL)








