Lubuk Pakam, Deli Serdang – Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Deli Serdang resmi mengukuhkan kepengurusan baru di bawah kepemimpinan H. Muhammad Chairum. Acara bertajuk Silaturahmi dan Diskusi ini berlangsung di Safira Cafe & Resto, Bakaran Batu, Lubuk Pakam, Sabtu (16/08/2025).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan, sekaligus meneguhkan strategi TMI untuk meningkatkan kesejahteraan para petani lokal.
Acara ini turut dihadiri tokoh-tokoh Tani Merdeka, antara lain:
- H. Muhammad Chairum, Ketua TMI Kabupaten Deli Serdang
- Junafiah, S.Pd, Sekretaris TMI Kabupaten Deli Serdang
- Ainal Mardhiah, Sekretaris TMI DPW Sumatera Utara
- Misbah, Ketua Pengurus Harian TMI DPW Sumatera Utara
Pengukuhan pengurus ditandai dengan penyerahan bendera organisasi dan surat keputusan dari Misbah kepada H. Muhammad Chairum, sebagai simbol mandat kepemimpinan.
Dalam sambutannya, Junafiah menyampaikan rasa syukur atas terbentuknya TMI Deli Serdang sejak April 2025 yang kini resmi dikukuhkan. Ia menegaskan, kepengurusan yang solid akan bekerja selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan.
Sementara itu, H. Muhammad Chairum menekankan pentingnya persatuan dan kebersamaan dalam memperjuangkan kepentingan petani. Ia menegaskan bahwa TMI telah memiliki 500 cabang di seluruh Indonesia, sebagai bukti semakin kuatnya gerakan tani nasional.
“Sejalan dengan visi pemerintah pusat, Tani Merdeka hadir untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Kami akan terus berkolaborasi agar petani Deli Serdang merasakan manfaat nyata dari program yang dijalankan,” tegasnya.
Misbah dalam kesempatan yang sama menambahkan, TMI mendukung penuh Asta Cita Presiden Prabowo yang terbukti membawa dampak nyata bagi petani. Ia mencontohkan kenaikan harga gabah menjadi Rp6.500 per kilogram dan harga jagung Rp5.500 per kilogram, serta keterlibatan aktif Bulog dalam menyerap hasil panen.
“Jika dulu Bulog jarang membeli hasil panen, kini di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Bulog Sumut sudah menyerap 4.000 ton beras dari masyarakat. Stok beras nasional juga mencapai 5 juta ton,” jelas Misbah.
Selain fokus pada padi dan jagung, TMI juga mendorong hilirisasi komoditas unggulan seperti kelapa, kakao, dan kopi agar memberikan nilai tambah bagi petani di daerah.
Acara ditutup dengan doa, makan bersama, serta diskusi hangat antarpengurus. Pertemuan ini menegaskan komitmen Tani Merdeka Deli Serdang untuk terus memperjuangkan kemajuan petani dengan semangat kebersamaan.
(Tim)







