Grobongan, ganeshaabadi.com – Dua unit truk yang diduga memodifikasi dalam bak berisi BBM jenis solar bersubsidi milik bos inisial TN oknum TNI dan inisial TL oknum Angakatan Laut sedang mengisi solar di SPBU 44.581.18 Ngaringan, Grobogan, Jawa Tengah, Jum’at (03/01/2025).
Dua unit truk bersamaan berada di SPBU, kemudian saat kami konfirmasi sopir menyampaikan bahwa ikut bos inisial TN dan truk satunya milik inisial TL. Usai mengisi, dua truk keluar dari SPBU lalu pakir tak jauh dari lokasi dengan posisi berjejer di tepi jalan raya Kunduran, Blora.
Menurut keterangan sopir, mengakui bahwa dirinya ngangsu dengan cara pengisian normal memakai barcode di dalam handphonenya. “Bayak barcode di dalamnya, entah milik siapa yang penting bisa menunjukan,” terangnya.
Keadaan dalam dua unit truk patut diduga ada modifikasi tangki atau kempu dengan ukuran 5000 kl dengan cara pengisian ritel untuk mengelabuhi masyarakat. Dengan adanya temuan hasil investigasi, tim wartawan berusaha meminta klarifikasi pihak mandor Saudara Didik, SPBU Ngaringan, Kabupaten Grobogan.
Menurut keterangan mandor sekaligus keamanan, mengakui bahwa dirinya tau jika ada truk sedang melakukan pengisian. Namun, setahunya tetap memakai barcode, tidak mengerti jika truk ngangsu. Artinya operator tidak menertibkan SOP kerja sehingga akan dilakukan teguran dan dikenakan sanksi.
Usai diperlihatkan ada bukti video saat pengisian, lalu sopir truk mengakui jika dirinya ngangsu ikut bos inisial TN. Kemudian karena adanya penyalahgunaan sistem barcode yang digunakan sehingga bisa mengisi di SPBU berulang-ulang, akan dilakukan penyelidikan terkait darimana dan milik siapa barcode tersebut.
Hingga pemberitaan diturunkan, tim wartawan berusaha menghubungi pemilik bos pengangsu BBM jenis solar bersubsidi melalui ponsel pribadinya, tetapi masih belum ada jawaban. Demi menegakan keadilan dan menertibkan kondisi wilayah, Aparat Penegak Hukum atau APH Polres Grobogan dan petugas BPH Migas Instansi terkait turun ke lokasi langsung.







