Banyuwangi – Jelang 3 tahun Pemilu serentak, peta politik Kabupaten Banyuwangi mulai menghangat. Salah satu nama yang muncul ke permukaan adalah DR. H. Sandi Swardi Hasan putra asli Banyuwangi yang menyatakan kesiapannya maju sebagai Calon Bupati Banyuwangi periode 2029-2033.
Pernyataan itu disampaikan Sandi saat bertemu sejumlah tokoh masyarakat dan relawan di Banyuwangi, Selasa 22/4/2026.
Merasa Terpanggil Menata Blambangan
Sandi mengaku keinginannya maju bukan tanpa alasan. Ia menyebut keprihatinannya terhadap sejumlah persoalan tata kelola kota yang menurutnya masih “sedikit semerawut”.
Saya merasa terpanggil untuk menata Kabupaten Banyuwangi lebih baik lagi. Komitmen saya untuk berbenah di tanah Blambangan semakin menggebu-gebu, apalagi dengan dukungan dari rakyat Blambangan, ujar Sandi.
Ia berharap masyarakat Banyuwangi memberi ruang dan kesempatan kepadanya untuk ikut serta memperbaiki tatanan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Jika bukan kita, putra daerah asli yang menata Banyuwangi, lalu siapa lagi? Mari kita mulai sekarang berbenah diri demi Banyuwangi, tanah kelahiran kita, peninggalan sejarah Blambangan, tegasnya.
Fokus pada 3 Pilar Utama
Meski belum merinci visi-misi secara teknis, Sandi menyebut akan fokus pada 3 pilar utama jika kelak diberi amanah:
1. *Penataan birokrasi dan pelayanan publik* yang lebih tertib dan transparan
2. *Penguatan ekonomi kerakyatan* berbasis UMKM dan pertanian
3. *Pelestarian budaya dan sejarah Blambangan* sebagai identitas Banyuwangi
Tanggapan Tokoh dan Pengamat
Deklarasi awal ini mendapat respons beragam.
Ketua DPD Partai X Banyuwangi yang hadir dalam pertemuan menyebut pihaknya terbuka untuk berkoalisi dengan siapa pun, termasuk figur putra daerah.
Kami butuh calon yang punya rekam jejak, punya jaringan, dan diterima masyarakat,” katanya.
Sementara Pengamat Politik Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi, Dr. Ahmad Fauzi menilai kemunculan Sandi menambah dinamika.
_“Pemilih Banyuwangi sekarang lebih kritis. Isu putra daerah memang jadi modal, tapi tetap harus diimbangi program konkret dan mesin politik yang kuat,”_ ujarnya.
Hingga saat ini Sandi belum mengumumkan kendaraan politik yang akan digunakan. Ia menyebut masih dalam tahap membangun komunikasi dengan partai politik dan komunitas di 25 kecamatan.
2029 masih panjang. Ini waktunya kami turun, mendengar langsung apa yang dibutuhkan masyarakat di desa, tutupnya.
DR. H. Sandi Swardi Hasan dikenal sebagai pengusaha dan aktivis sosial asal Banyuwangi. Ia aktif di berbagai kegiatan kepemudaan dan keagamaan di Bumi Blambangan. Beliau juga alumni MAN Sobo Banyuwangi lulus pada tahun 1992 serta angkatan MTsN 1 Banyuwangi tahun 1998.
Berita ini berdasarkan keterangan langsung dari DR. H. Sandi Swardi Hasan dan narasumber terkait. Redaksi membuka ruang yang sama bagi bakal calon lain untuk menyampaikan visi dan programnya. (Cahyo)







