• REDAKSI
  • KONTAK REDAKSI
  • HAK JAWAB, HAK KOREKSI dan KLARIFIKASI
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • MEDIA GANESHA ABADI TENTANG KEWAJIBAN KONFIRMASI DALAM PEMBERITAAN
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • PERATURAN INTERNAL PERUSAHAAN MEDIA
  • TENTANG KAMI
  • Visi & Misi GJLI (Gerakan Jurnalis Leader Indonesia)
  • Visi & Misi Media Nasional Ganesha Abadi
Kamis, September 10, 2026
  • Login
Ganesha Abadi
  • Home
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • POLRI
  • TNI
  • SOSIAL
  • Portal Berita Lainnya
    • HUKUM
    • PARIWISATA
    • PARLEMEN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
No Result
View All Result
  • Home
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • POLRI
  • TNI
  • SOSIAL
  • Portal Berita Lainnya
    • HUKUM
    • PARIWISATA
    • PARLEMEN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
No Result
View All Result
Ganesha Abadi
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • TENTANG KAMI
  • LOGIN
Home NASIONAL

DIDUGA ADA UCAPAN MERENDAHKAN WARTAWAN DI POLSEK GENTENG, SIKAP OKNUM KANIT DIPERTANYAKAN

Nur Kholis <span class="verified-badge"></span> by Nur Kholis
September 10, 2026
in NASIONAL, TRENDING
0
DIDUGA ADA UCAPAN MERENDAHKAN WARTAWAN DI POLSEK GENTENG, SIKAP OKNUM KANIT DIPERTANYAKAN

BANYUWANGI — Dunia jurnalistik kembali dihadapkan pada persoalan serius terkait dugaan ucapan yang dinilai merendahkan dan tidak pantas terhadap wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik.

Peristiwa tersebut terjadi ketika seorang wartawan sedang melakukan investigasi. Dalam situasi tersebut, seorang oknum seseorang diduga melontarkan sejumlah ucapan yang dinilai melecehkan dan merendahkan profesi wartawan, di antaranya menyebut “wartawan”, “anyaran”, “wedian”, hingga “bencong”.

Ucapan tersebut tentu bukan sekadar rangkaian kata apabila benar disampaikan dalam konteks intimidasi atau pelecehan terhadap seseorang yang sedang menjalankan aktivitas jurnalistik.

Persoalannya kemudian berkembang.

Sejumlah wartawan di Banyuwangi yang merasa perlu meminta penyelesaian secara baik-baik kemudian mendatangi Polsek Genteng. Diperkirakan sekitar 50 wartawan hadir untuk meminta pihak kepolisian memfasilitasi mediasi dengan pihak yang diduga melontarkan ucapan tersebut.

Kedatangan para wartawan tersebut, berdasarkan kronologi yang disampaikan, bukan semata-mata untuk memperkeruh keadaan. Sebaliknya, mereka meminta ruang komunikasi agar persoalan dapat diklarifikasi dan diselesaikan secara terbuka.

Namun, dalam situasi tersebut muncul persoalan lain yang kini menjadi sorotan.

UCAPAN OKNUM KANIT YANG DINILAI TIDAK PANTAS

Di tengah kedatangan para wartawan, terdapat dugaan ucapan dari seorang oknum Kanit kepada rekannya yang kemudian menjadi perhatian para wartawan.

Ucapan yang dipersoalkan tersebut berbunyi:

“Kirek-kirek mau datang”

Disertai permintaan kepada rekannya agar segera merapat.

Apabila ucapan tersebut disampaikan dan memang ditujukan kepada rombongan wartawan yang sedang datang ke Polsek Genteng untuk meminta fasilitasi mediasi, maka wajar apabila muncul pertanyaan serius:

Apakah pantas seorang anggota kepolisian, terlebih seorang pejabat pada level Kanit, menggunakan ungkapan tersebut ketika berhadapan dengan insan pers yang datang untuk meminta fasilitasi penyelesaian persoalan?

Kritik ini bukan diarahkan kepada institusi kepolisian secara keseluruhan. Justru sebaliknya, persoalan ini perlu dipisahkan antara institusi dengan perilaku oknum.

Baca Juga  Koramil 0825/11 Pesanggaran Menghadiri Dalam Syukuran Hari Jadi Bhayangkara Ke-78

Polisi adalah institusi yang dituntut memberikan pelayanan, komunikasi dan sikap profesional kepada seluruh masyarakat, termasuk insan pers.

Karena itu, apabila terdapat ucapan yang bernada merendahkan, maka persoalan tersebut tidak semestinya dianggap sebagai candaan biasa.

WARTAWAN BUKAN MUSUH

Wartawan yang datang untuk melakukan klarifikasi, investigasi maupun meminta fasilitasi komunikasi bukanlah pihak yang harus diposisikan sebagai musuh.

Pers mempunyai fungsi sosial untuk melakukan kontrol, menyampaikan informasi dan mengawal berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan publik.

Karena itu, menghadapi wartawan dengan bahasa yang berpotensi merendahkan justru dapat memperbesar persoalan yang sebenarnya masih bisa diselesaikan melalui komunikasi.

Kritik boleh. Ketidaksukaan boleh. Perbedaan pendapat juga boleh. Tetapi penghormatan terhadap profesi dan martabat manusia tetap harus dijaga.

JANGAN SAMPAI INSTITUSI TERSANDERA PERILAKU OKNUM

Media Nasional Ganesha Abadi menilai persoalan ini seharusnya menjadi bahan evaluasi internal.

Jangan sampai tindakan atau ucapan satu-dua oknum kemudian menimbulkan persepsi seolah-olah seluruh institusi memiliki sikap yang sama terhadap wartawan.

Justru karena kepolisian merupakan institusi yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab pelayanan publik, maka standar etika komunikasi semestinya lebih tinggi.

Seorang Kanit, dalam posisi sebagai bagian dari struktur pelayanan kepolisian, seyogianya mampu menjadi contoh dalam menjaga komunikasi, terlebih ketika situasi sedang sensitif dan melibatkan banyak insan pers.

Kalau wartawan dituntut profesional dalam menjalankan tugasnya, maka aparat juga layak dituntut profesional dalam menjalankan kewenangannya.

PELANGGARAN ETIKA DAN DISIPLIN PERLU DILIHAT SECARA PROPORSIONAL

Jika ucapan tersebut terbukti dan setelah dilakukan klarifikasi dinilai tidak sesuai dengan standar perilaku anggota Polri, maka persoalan tersebut dapat menjadi bahan pemeriksaan internal sesuai ketentuan mengenai kode etik, disiplin dan perilaku anggota Polri.

Baca Juga  Kasus Pengeroyokan di Takalar: Korban Desak Polisi Bertindak Tegas

Sanksi terhadap anggota Polri pada prinsipnya tidak boleh diputuskan berdasarkan tekanan massa maupun opini publik. Harus ada proses klarifikasi dan pemeriksaan untuk menentukan apakah benar terjadi pelanggaran serta tingkat pelanggarannya.

Konsekuensi terhadap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran dapat berupa tindakan disiplin atau sanksi administratif/etik sesuai tingkat dan bentuk pelanggaran, sebagaimana mekanisme internal Polri.

Artinya, yang dibutuhkan bukan penghakiman, melainkan pemeriksaan yang objektif, transparan dan profesional.

MEDIA NASIONAL GANESHA ABADI: JANGAN BIARKAN PERSOALAN BERKEMBANG MENJADI KONFLIK

Media Nasional Ganesha Abadi memandang bahwa persoalan ini masih dapat diselesaikan secara bermartabat melalui klarifikasi dan komunikasi terbuka.

Pihak yang merasa direndahkan mempunyai hak untuk menyampaikan keberatan.

Pihak yang dituduh mengucapkan juga mempunyai hak untuk memberikan penjelasan.

Sedangkan institusi terkait mempunyai tanggung jawab memastikan setiap persoalan yang melibatkan anggotanya ditangani secara profesional.

Jangan sampai persoalan yang bermula dari ucapan berubah menjadi konflik antara wartawan dengan kepolisian.

Yang perlu diperbaiki adalah perilaku apabila memang terdapat kesalahan, bukan merusak hubungan antara institusi penegak keamanan dengan insan pers.

REDAKSI MENEGASKAN

Media Nasional Ganesha Abadi menegaskan bahwa wartawan bukan kelompok yang kebal terhadap kritik.

Wartawan juga harus bekerja sesuai kode etik jurnalistik, melakukan konfirmasi, menjaga keberimbangan dan tidak menyalahgunakan profesinya.

Namun demikian, kritik terhadap wartawan tidak boleh berubah menjadi penghinaan, intimidasi atau pelecehan terhadap profesi.

Begitu pula sebaliknya, kritik wartawan terhadap aparat tidak boleh dimaknai sebagai permusuhan terhadap institusi.

Karena itu, persoalan dugaan ucapan “kirek-kirek mau datang” tersebut perlu dijernihkan secara terbuka.

Apakah ucapan tersebut disampaikan? Kepada siapa ditujukan? Dalam konteks apa diucapkan? Dan apakah ucapan tersebut sesuai dengan standar etika komunikasi seorang anggota Polri?

Baca Juga  Kental Tradisi Osing, Cara Desa Adat Kemiren Banyuwangi Rayakan Hari Jadi ke-167

Pertanyaan-pertanyaan tersebut semestinya dijawab melalui klarifikasi, bukan melalui saling tuding.

Media Nasional Ganesha Abadi mendorong pimpinan Polsek maupun jajaran terkait untuk memberikan ruang klarifikasi dan memastikan persoalan ini tidak berkembang menjadi konflik horizontal antara insan pers dan kepolisian.

PERS BUKAN MUSUH. POLISI BUKAN MUSUH.

Keduanya memiliki fungsi berbeda, tetapi sama-sama dibutuhkan masyarakat.

Yang harus dilawan adalah perilaku yang tidak profesional, sikap yang merendahkan, serta komunikasi yang berpotensi memicu konflik.

Media Nasional Ganesha Abadi — Akurat dan Berimbang. Berani Tajam Sesuai Data Mengungkap Fakta.

Post Views: 323
Tags: DIDUGA ADA UCAPAN MERENDAHKAN WARTAWAN DI POLSEK GENTENGSIKAP OKNUM KANIT DIPERTANYAKAN
Previous Post

 DIDUGA INGKAR JANJI DAN TAK KUNJUNG MENYELESAIKAN KEWAJIBAN, A.L. TERANCAM DILAPORKAN KE POLISI

Nur Kholis <span class="verified-badge"></span>

Nur Kholis <span class="verified-badge"></span>

Media Nasional Ganesha Abadi "Tiada Sukses Diraih Tanpa Keterlibatan Orang Lain," "Simbiosis mutualisme,"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
DIDUGA ADA UCAPAN MERENDAHKAN WARTAWAN DI POLSEK GENTENG, SIKAP OKNUM KANIT DIPERTANYAKAN

DIDUGA ADA UCAPAN MERENDAHKAN WARTAWAN DI POLSEK GENTENG, SIKAP OKNUM KANIT DIPERTANYAKAN

September 10, 2026

 DIDUGA INGKAR JANJI DAN TAK KUNJUNG MENYELESAIKAN KEWAJIBAN, A.L. TERANCAM DILAPORKAN KE POLISI

September 9, 2026

JANJI PALSU BERTAHAP-TAHAP: PINJAM Rp1 JUTA JANJI 1 MINGGU, MOTOR PINDAH TIGA TANGAN, HINGGA LEBARAN 2026 TETAP TAK DITEBUS

September 9, 2026
Rutan Kelas IIB Buntok Tetap Konsisten Rawat Tanaman Tomat Musim Kemarau Tak Surutkan Semangat.

Rutan Kelas IIB Buntok Tetap Konsisten Rawat Tanaman Tomat Musim Kemarau Tak Surutkan Semangat.

September 9, 2026

Recent News

DIDUGA ADA UCAPAN MERENDAHKAN WARTAWAN DI POLSEK GENTENG, SIKAP OKNUM KANIT DIPERTANYAKAN

DIDUGA ADA UCAPAN MERENDAHKAN WARTAWAN DI POLSEK GENTENG, SIKAP OKNUM KANIT DIPERTANYAKAN

September 10, 2026

 DIDUGA INGKAR JANJI DAN TAK KUNJUNG MENYELESAIKAN KEWAJIBAN, A.L. TERANCAM DILAPORKAN KE POLISI

September 9, 2026

JANJI PALSU BERTAHAP-TAHAP: PINJAM Rp1 JUTA JANJI 1 MINGGU, MOTOR PINDAH TIGA TANGAN, HINGGA LEBARAN 2026 TETAP TAK DITEBUS

September 9, 2026
Rutan Kelas IIB Buntok Tetap Konsisten Rawat Tanaman Tomat Musim Kemarau Tak Surutkan Semangat.

Rutan Kelas IIB Buntok Tetap Konsisten Rawat Tanaman Tomat Musim Kemarau Tak Surutkan Semangat.

September 9, 2026
https://pkvgamesqqonline.com/ https://topweddinglists.com/ https://aethelmearc.net/ https://central.nasrda.gov.ng/ https://hoteljackson.com/
https://alpolac.edu.kz/learn/pkvgames/ https://alpolac.edu.kz/learn/bandarqq/ https://alpolac.edu.kz/learn/dominoqq/
https://adsii.or.id/sdm/pkvgames/ https://adsii.or.id/sdm/bandarqq/ https://adsii.or.id/sdm/dominoqq/
https://everynationeducation.org/mobileadmin/pkvgames/ https://everynationeducation.org/mobileadmin/bandarqq/ https://everynationeducation.org/mobileadmin/dominoqq/
https://ethnographylab.iiitd.edu.in/img/pkvgames/ https://ethnographylab.iiitd.edu.in/img/bandarqq/ https://ethnographylab.iiitd.edu.in/img/dominoqq/
https://pinktowerchildcarecentre.com/pkv/ https://pinktowerchildcarecentre.com/bandarqq/ https://pinktowerchildcarecentre.com/dominoqq/
https://smcc.or.id/stats/pkvgames/ https://smcc.or.id/stats/bandarqq/ https://smcc.or.id/stats/dominoqq/
https://aenfis.com/cloud/bandarqq/ https://aenfis.com/cloud/pkvgames/ https://aenfis.com/cloud/dominoqq/
https://unm.edu.ni/old/pkvgames/ https://unm.edu.ni/old/bandarqq/ https://unm.edu.ni/old/dominoqq/
https://cheersport.at/doc/pkv-games/ https://cheersport.at/doc/bandarqq/ https://cheersport.at/doc/dominoqq/ https://cheersport.at/about-us/
https://sigarmas.com/backup/pkv-games/ https://sigarmas.com/backup/bandarqq/ https://sigarmas.com/backup/dominoqq/
https://www.spring.edu.sg/sci/pkv-games/ https://www.spring.edu.sg/sci/bandarqq/ https://www.spring.edu.sg/sci/dominoqq/
https://cecas.clemson.edu/mobile-lab/ https://cecas.clemson.edu/amic/ https://cecas.clemson.edu/latourlabs/
https://lpm.stital.ac.id/ https://digilib.stital.ac.id/ https://pai.stital.ac.id/
https://id.pandamgadang.com/
https://gurupintar.ut.ac.id/

Browse by Category

  • DAERAH
  • EKONOMI – BISNIS
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • OTOMOTIF
  • PARIWISATA
  • PARLEMEN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • POLRI
  • SENI BUDAYA
  • SOSIAL
  • TNI
  • TRENDING

Recent News

DIDUGA ADA UCAPAN MERENDAHKAN WARTAWAN DI POLSEK GENTENG, SIKAP OKNUM KANIT DIPERTANYAKAN

DIDUGA ADA UCAPAN MERENDAHKAN WARTAWAN DI POLSEK GENTENG, SIKAP OKNUM KANIT DIPERTANYAKAN

September 10, 2026

 DIDUGA INGKAR JANJI DAN TAK KUNJUNG MENYELESAIKAN KEWAJIBAN, A.L. TERANCAM DILAPORKAN KE POLISI

September 9, 2026
  • REDAKSI
  • KONTAK REDAKSI
  • HAK JAWAB, HAK KOREKSI dan KLARIFIKASI
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • MEDIA GANESHA ABADI TENTANG KEWAJIBAN KONFIRMASI DALAM PEMBERITAAN
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • PERATURAN INTERNAL PERUSAHAAN MEDIA
  • TENTANG KAMI
  • Visi & Misi GJLI (Gerakan Jurnalis Leader Indonesia)
  • Visi & Misi Media Nasional Ganesha Abadi

Hak Cipta ganeshaabadi.com ©2024

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • TRENDING
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • TNI
    • POLRI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • PARLEMEN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • SOSIAL
  • TENTANG KAMI
    • REDAKSI
    • PEDOMAN MEDIA SIBER
    • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOGIN
    • Login
  • Login

Hak Cipta ganeshaabadi.com ©2024

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In