Boyolali – Dalam upaya mengantisipasi penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), Babinsa Koramil 03/Mojosongo Kodim 0724/Boyolali, Sertu Imron Wakid, bersama tim dari Puskesmas dan stakeholder terkait melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di SDN 1 Singosari, Kecamatan Mojosongo, Kamis (19/6/2025).
Kegiatan ini menyasar berbagai tempat penampungan air di lingkungan sekolah, termasuk barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, penyebab DBD.
“Kegiatan ini penting dilakukan untuk mencegah munculnya sarang nyamuk demam berdarah. Kami menyisir tempat-tempat yang dapat menampung air dan berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk,” jelas Sertu Imron.
Selain pemeriksaan langsung, tim juga memberikan edukasi kepada siswa dan guru mengenai bahaya DBD dan langkah-langkah pencegahannya. Termasuk di antaranya simulasi cara memeriksa dan membersihkan lingkungan sekitar secara mandiri.
“Kami juga mengimbau agar warga sekolah tidak membiarkan barang bekas menumpuk, menutup rapat tempat penampungan air, serta tidak menggantungkan pakaian di dalam ruangan yang berpotensi menjadi tempat istirahat nyamuk,” imbuhnya.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan terbebas dari ancaman DBD. Kolaborasi lintas sektor pun dinilai menjadi kunci dalam keberhasilan program pencegahan penyakit ini.
(Agus Kemplu)








