Lubuklinggau – Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan menggelar latihan Den 45 Anti Anarkis di Markas Komando Lubuklinggau, Senin (28/7/2025), sebagai upaya meningkatkan kesiapan dan kemampuan teknis personel menghadapi potensi gangguan keamanan.
Latihan ini difokuskan pada penanganan kerusuhan massa serta penerapan penggunaan kekuatan secara tepat dan proporsional sesuai dengan Peraturan Kapolri (Perkap) yang berlaku.
Komandan Batalyon B Pelopor, AKBP Andiyano, SKM., MH., menyampaikan bahwa pelatihan ini penting tidak hanya dari segi teknis, tetapi juga untuk memastikan personel memahami dan mematuhi prosedur standar operasional.
“Latihan ini tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan teknis, tapi juga menjadi sarana memastikan seluruh personel memahami dan menjalankan prosedur sesuai standar operasional yang berlaku,” ujar AKBP Andiyano.
Meskipun latihan dilaksanakan di bawah terik matahari, semangat personel tetap tinggi mengikuti setiap simulasi dan formasi taktis. Cuaca ekstrem justru menjadi tantangan tambahan guna melatih daya tahan fisik dan mental para anggota.
“Lapangan tugas tidak bisa diprediksi. Karena itu, kita latih daya tahan fisik dan mental anggota agar siap dalam situasi apa pun,” tambahnya.
Seluruh rangkaian latihan kemudian dievaluasi menyeluruh untuk mengukur efektivitas serta menemukan aspek yang perlu ditingkatkan.
“Evaluasi adalah kunci. Kita ingin latihan berikutnya berjalan lebih efisien, dengan hasil yang semakin maksimal,” pungkas AKBP Andiyano.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Brimob Batalyon B Pelopor dalam mendukung stabilitas keamanan di Sumatera Selatan, serta menjaga kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan Kamtibmas secara profesional dan humanis.
(Erwin)








