SRAGEN — Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap peningkatan perekonomian masyarakat desa, Babinsa Desa Banyurip Koramil 11/Jenar Kodim 0725/Sragen, Serka Andreas Lewar, melaksanakan pendampingan dan dukungan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang produksi minuman herbal, bertempat di Dukuh Plosombo, Desa Banyurip, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Senin (12/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Serka Andreas Lewar meninjau secara langsung proses pembuatan minuman herbal yang memanfaatkan bahan-bahan alami khas Nusantara, seperti jahe, kunyit, temulawak, dan serai. Produk ini diolah secara tradisional dengan tetap memperhatikan kebersihan dan kualitas bahan baku.
Tidak hanya meninjau proses produksi, Babinsa juga berdialog langsung dengan pelaku UMKM guna menggali berbagai kendala yang dihadapi, mulai dari ketersediaan bahan baku, teknik pengemasan, hingga strategi pemasaran produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Serka Andreas Lewar menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan kemandirian warga yang mampu mengolah potensi alam sekitar menjadi produk bernilai ekonomi. Menurutnya, usaha minuman herbal memiliki prospek yang sangat baik seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan melalui konsumsi bahan-bahan alami.
“UMKM seperti ini perlu terus didorong dan didampingi agar dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga. Babinsa siap memberikan motivasi serta membantu mencarikan solusi apabila terdapat kendala di lapangan,” tegasnya.
Selain memberikan motivasi, Babinsa juga mengimbau para pelaku UMKM untuk senantiasa menjaga kualitas produk, memperhatikan kebersihan selama proses produksi, serta terus berinovasi, khususnya dalam hal pengemasan, agar produk terlihat lebih menarik dan memiliki daya saing di pasaran.
Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari peran aktif TNI AD melalui Babinsa dalam mendukung ketahanan ekonomi masyarakat desa sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
(Agus Kemplu)







