Medan — Inisiatif literasi yang digagas oleh Kelompok Perempuan PGRI Sumut dan Asosiasi Guru Penulis PGRI Sumut mendapat apresiasi tinggi dari jajaran pengurus PGRI Sumatera Utara. Program bertajuk “Panggilan Menulis: Dari Guru, Untuk Guru – Kisah dan Inspirasi yang Tiada Mati” ini dinilai sebagai langkah nyata untuk memuliakan peran guru perempuan di Sumut.
Dr. Saiful Abdi mengungkapkan kebanggaannya atas suksesnya kegiatan tersebut. “Kami sangat bangga dengan program ini. Ini adalah wujud nyata dari upaya PGRI Sumut dalam memuliakan guru, khususnya guru perempuan, sekaligus mendorong mereka untuk terus berkarya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Dr. Ilyas Sitorus. Ia berharap buku antologi tersebut menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi para pendidik. “Kisah perjuangan dan praktik baik para guru perempuan ini akan menjadi warisan inspiratif yang tak lekang oleh waktu. Mereka adalah sosok tangguh dan produktif yang menjadi teladan,” tuturnya.
Ketua penyelenggara kegiatan, Nadhratun Nur, S.T., M.Si., yang juga Ketua Perempuan PGRI Sumut, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI Tahun 2025. Program penulisan ini dibuka sejak Juli hingga Agustus 2025 dan telah melalui proses kurasi naskah pada September hingga rampung pada 25 Oktober 2025 di Mess Inalum, Kartini Medan.
“Sebanyak 38 karya dari guru perempuan di seluruh Sumatera Utara telah lolos kurasi dan siap diterbitkan menjadi buku antologi ber-ISBN,” ujar Nadhratun.
Ia menjelaskan bahwa karya-karya yang terkumpul beragam, mencakup:
1. Kisah perjuangan dan praktik baik guru.
2. Inspirasi dari pengalaman pribadi.
3. Tantangan menjadi perempuan dan pendidik.
4. Puisi, cerpen, serta refleksi tentang profesi guru perempuan.
Buku ini juga mendapat dukungan dari tokoh-tokoh penting seperti Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. (Ketua Umum PB PGRI), Dr. Fransiska Susilawaty (Ketua Perempuan PGRI Pusat), dan Dr. Saiful Abdi (Ketua PGRI Sumut). Proses kurasi dilakukan oleh tim editor berkompeten, yaitu Erlina Siahaan dan Dr. Rizka, yang juga merupakan asesor BAN sekaligus juri Apresiasi GTK 2025.
Sementara itu, Sekretaris PGRI Sumut, Saiful Amri, menyampaikan bahwa peluncuran resmi buku akan digelar pada November 2025, bertepatan dengan perayaan Hari Guru Nasional di Sumatera Utara.
“Dalam acara peluncuran nanti, akan diberikan apresiasi khusus kepada lima karya terbaik. Semua penulis yang karyanya dimuat akan menerima e-sertifikat,” ungkapnya.
Data Kegiatan:
- Program: Panggilan Menulis “Dari Guru, Untuk Guru: Kisah dan Inspirasi yang Tiada Mati”
- Penyelenggara: Perempuan PGRI Sumut & Asosiasi Guru Penulis PGRI Sumut
- Total Karya: 38 karya tulis dari guru se-Sumut
- Tanggal Kurasi: 25 Oktober 2025 di Mess Inalum, Kartini Medan
- Target Launching: November 2025 (bertepatan dengan HGN 2025 Sumut)
- Kurator/Editor: Erlina Siahaan & Dr. Rika
(Tim)







