TULUNGAGUNG – Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Al Isyroq yang berlokasi di Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan tradisi keilmuan Islam. Pada Ahad (15/6/2025), Al Isyroq menggelar Haflah Takhrij sebagai momentum penting untuk menghantar para murid yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan ke tahap selanjutnya.
Dalam kegiatan yang digelar khidmat di halaman lembaga tersebut, Direktur LPI Al Isyroq, DR. Ratna Firmansyah, menyampaikan bahwa misi lembaga ini tidak berhenti pada berakhirnya tahun ajaran. Justru pada saat itulah tanggung jawab pendidikan semakin menguat, yakni mengantar murid menyambung sanad ilmu.
“Tugas Al Isyroq tidak mandek saat tahun ajaran tuntas bagi yang di kelas akhir. Namun tetap wajib mendampingi dan menghantar murid agar sambung sanad ilmu,” jelas DR. Ratna Firmansyah.

Haflah Takhrij ini diikuti oleh 22 murid jenjang PAUD dan 45 murid TK. Dalam kesempatan yang penuh makna itu, juga diumumkan pencapaian membanggakan dari 2 murid TK dan 7 murid SD yang telah menyelesaikan khataman Yanbu’a. Sebuah prestasi yang menurut Ratna tak lepas dari peran guru-guru yang mendidik dengan tekun dan penuh kasih sayang.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana menanamkan semangat cinta ilmu sejak dini kepada para murid, serta menegaskan pentingnya kesinambungan pendidikan Islam yang tidak hanya berbasis kurikulum formal, tetapi juga nilai-nilai adab dan spiritualitas.
“Ini bukan hanya perayaan akhir tahun, tetapi juga titik awal perjuangan mereka di jenjang yang lebih tinggi. Al Isyroq berkomitmen tidak hanya mencetak lulusan, tetapi menghantar mereka pada keberlanjutan menuntut ilmu,” tambah Ratna.
Dari tempat terpisah, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Islam Al Azhaar Indonesia, KH. Imam Mawardi Ridlwan, turut memberikan apresiasi dan doa atas terselenggaranya Haflah Takhrij Al Isyroq. Ia menekankan bahwa acara ini merupakan bagian penting dari proses pendidikan yang menyambungkan murid dengan sanad keilmuan yang berakhlak.
“Haflah takhrij adalah rangkaian kegiatan belajar mengajar yang menyambungkan murid dengan sanad ilmu, menghiasi mereka dengan adab, dan menuntun dalam jalur yang menjadi penyejuk pandangan, penopang peradaban, serta penyebar risalah,” ujar KH. Imam Mawardi.
Dengan semangat pendidikan yang menjunjung tinggi tradisi, akhlak, dan keilmuan, Al Isyroq Tulungagung terus menapaki peran strategisnya sebagai lembaga pendidikan Islam yang konsisten mencetak generasi berilmu dan berakhlak mulia.
(Red)







