SUMENEP, 1 SEPTEMBER 2026 — Lembaga Independen Pengawas Keuangan (LIPK) Kabupaten Sumenep menggelar pertemuan silaturahmi sekaligus sosialisasi organisasi yang melibatkan pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) se-Kabupaten Sumenep. Kegiatan berlangsung di Restoran dan Cafe HK, Jalan Trunojoyo No. 5a, Kelurahan Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, pada Selasa (1/9/2026) pukul 12.27 WIB.
Pertemuan ini diinisiasi dan difasilitasi oleh tim LIPK Kabupaten Sumenep. Yang hadir dalam acara ini adalah para Ketua Lembaga dari berbagai organisasi kemasyarakatan di wilayah Sumenep — masing-masing mewakili lembaganya untuk duduk bersama, saling mengenal, dan menyatukan langkah.
TUJUAN UTAMA PERTEMUAN
Pertemuan ini diselenggarakan dengan dua pilar utama: sinergi dan solidaritas ,Membangun Sinergi Menjalin kerja sama antar LSM dan Ormas agar tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling melengkapi dan memperkuat peran masing-masing dalam mengawal kepentingan masyarakat.
Memperkuat Solidaritas Membangun ikatan persaudaraan antar pimpinan organisasi sebagai satu keluarga besar masyarakat sipil Sumenep, bersatu tanpa memandang latar belakang.
Menyamakan Visi Memastikan peran pengawasan, advokasi, dan partisipasi masyarakat berjalan sejalan demi transparansi dan akuntabilitas di Kabupaten Sumenep.
Sosialisasi Peran (LIPK ) Memperkenalkan fungsi dan keberadaan LIPK sebagai mitra bersama dalam pengawasan keuangan daerah, serta membuka ruang kolaborasi yang terbuka.transpran,
SUASANA DAN PESAN PERTEMUAN
Suasana berjalan hangat dan penuh kekeluargaan. Para ketua lembaga duduk bersama di meja bundar, saling berdialog, dan menyampaikan aspirasi masing-masing. Dalam kesempatan tersebut, tim LIPK menyampaikan:
“Kita tidak bisa berjalan sendirian. LSM dan Ormas harus bersatu, bersinergi, dan saling bersolidaritas. Bukan untuk saling menguasai, melainkan untuk saling menguatkan. Dengan bersatu, suara rakyat semakin terdengar dan dihargai,” ujar Ketu (LIPK)
Antara semua ketua lembaga yang hadir pun menyambut baik pertemuan ini dan sepakat untuk Saling menjaga hubungan baik antar organisasi, bersama-sama mengawal isu-isu yang menyangkut kepentingan masyarakat luas
Menjunjung tinggi kebenaran, data, dan hukum dalam setiap langkah Pengawasan menjaga nama baik organisasi dan tidak saling menjatuhkan
KESIMPULAN
Pertemuan silaturahmi dan sosialisasi ini menjadi langkah awal yang penting. Sinergi dan solidaritas antar LSM dan Ormas se-Kabupaten Sumenep bukan sekadar janji, melainkan kebutuhan nyata agar masyarakat sipil di daerah ini semakin kuat, mandiri, dan diperhitungkan. Langkah selanjutnya, pertemuan serupa direncanakan akan berjalan berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat.
Sumber: Dokumentasi dan peliputan langsung pertemuan silaturahmi LSM & Ormas se-Kabupaten Sumenep, Restoran N Cafe HK, 1 September 2026
(Yadi/Redaksi)



