Banyuwangi – Suasana berbeda terasa di Dusun Palakuning, Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi siang ini. Di tengah terik matahari bulan Agustus, warga tumpah ruah memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan semangat gotong royong dan kebersamaan.
Kegiatan bertema Pemuda Lapas Semua dusun di Seluruh Dasa Pondoknongko ini menjadi bukti nyata bahwa peringatan kemerdekaan tidak hanya berlangsung malam hari, tetapi juga mampu menggerakkan masyarakat di siang hari.
Sinergitas TNI-Polri Perkuat Acara Rakyat
Momentum ini diperkuat dengan hadirnya unsur TNI-Polri Kapolsek Kabat dan Danramil Kabat* tampak turun langsung ke lokasi untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan aman.
Kehadiran Kapolsek dan Koramil Kecamatan Kabat semakin menambah semangat para pemuda Desa Pondoknongko. Aparat dan warga terlihat berbaur dalam kegiatan lomba, bakti sosial, hingga hiburan rakyat.
Sinergitas ini dinilai penting untuk menjaga ketertiban sekaligus menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda.
Kemeriahan Siang Hari, Undang Artis Ibukota
Yang membuat peringatan tahun ini istimewa adalah kemeriahan yang digelar saat siang hari dengan mengundang hiburan dari artis ibukota Sorak sorai warga mengiringi setiap penampilan.
Wakil Pimpinan Media Ganesha Abadi yang hadir di lokasi menyampaikan apresiasinya.
“Rasa empati dan semangat juang kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 ini patut diacungi jempol. Karena tak jarang salah satu dusun di bulan Agustus seperti ini meramaikan acara bulan Agustus dengan mengundang artis ibukota saat siang hari,” ungkapnya.
Menurutnya, langkah Dusun Palakuning ini bisa menjadi contoh bagi dusun lain untuk berani tampil beda dan menghidupkan semangat kemerdekaan dengan kreativitas.
Kegembiraan Warga Warnai Peringatan
Sepanjang acara, kegembiraan dan sorak sore warga semakin menyelimuti suasana. Ada lomba tradisional, bazar UMKM, hingga panggung hiburan yang membuat anak-anak hingga orang tua larut dalam euforia.
Kepala Dusun Palakuning menyampaikan, kegiatan ini bertujuan mempererat persatuan antar RT dan menumbuhkan jiwa nasionalisme pemuda. “Kami ingin Agustus ini benar-benar dirasakan semua kalangan, siang maupun malam,” ujarnya.
Dengan semangat “Pemuda Lapas Semua Susun”, warga Pondoknongko berharap peringatan 17 Agustus tidak hanya jadi seremonial, tetapi juga menjadi ajang membangun kebersamaan dan kepedulian sosial.
Cahyo / Tim Redaksi Ganesha Abadi Suara Kebenaran, Pilar Demokrasi.



