Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin dalam rapat kerja tertutup bersama Komisi I DPR RI. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Komisi I DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).
Usai rapat kerja, Menteri Pertahanan RI menyampaikan kepada awak media bahwa pihaknya telah melaporkan langsung kepada Presiden Republik Indonesia terkait pelaksanaan tugas-tugas strategis TNI yang bersifat dinamis. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah keberlanjutan dan efektivitas Satgas Jembatan TNI Angkatan Darat, sebagai bagian dari dukungan TNI terhadap pembangunan nasional dan penguatan konektivitas wilayah.
Dalam keterangannya, Menhan RI menegaskan arahan tegas Presiden Republik Indonesia mengenai tata kelola anggaran pertahanan. Presiden menekankan pentingnya efisiensi dan akuntabilitas dalam setiap pengelolaan anggaran negara yang dialokasikan kepada TNI dan Kementerian Pertahanan.
“Presiden meminta agar TNI dan Kementerian Pertahanan terus mengedepankan efisiensi serta akuntabilitas dalam mengelola anggaran pertahanan, dengan tetap memperhatikan penegakan hukum bagi siapa pun yang melakukan penyimpangan atau penyelewengan penggunaan anggaran negara,” tegas Menteri Pertahanan RI.
Lebih lanjut, Menhan RI juga memaparkan kesiapan dan komitmen Indonesia melalui TNI dalam mendukung misi perdamaian dunia. Salah satunya melalui keterlibatan aktif pada Board of Peace, sebuah badan internasional yang telah resmi dibentuk untuk memonitor aspek administrasi, stabilisasi, serta rehabilitasi pascakonflik, khususnya di wilayah Gaza dan secara umum di Palestina.
“Dalam misi tersebut, kita mengutamakan kesiapan kemampuan pasukan. TNI telah mempersiapkan satu brigade sebagai bentuk kontribusi nyata Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia. Panglima TNI sudah menyiapkan hal itu,” pungkas Menhan RI.
Kehadiran Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan dalam rapat kerja tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI, Kementerian Pertahanan, dan DPR RI dalam merumuskan serta memperkuat kebijakan pertahanan negara yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan nasional maupun global.
Autentikasi:
Kabidpenum Puspen TNI
Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi







