Songgon Banyuwangi – Upaya percepatan penguatan ekonomi kerakyatan di Desa Parangharjo kembali mendapat dorongan signifikan melalui langkah proaktif Sertu Sudarto, Babinsa Desa Parangharjo Koramil 0825/20 Songgon. Pada Senin (17/11/2025) pagi, ia menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) dan pertemuan koordinasi strategis bersama jajaran pemerintahan desa untuk membahas percepatan pengadaan lahan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Pertemuan yang berlangsung pukul 08.00 WIB di ruang staf Kantor Desa Parangharjo ini dihadiri tokoh-tokoh kunci pemerintahan desa, antara lain Didit (Kaur Umum), Judi (Kaur Perencanaan), Eka (Kepala Dusun Krajan Kulon), dan Saipul (Kepala Dusun Rejeng). Keterlibatan langsung unsur perangkat desa ini menandakan keseriusan pemerintah desa dalam menindaklanjuti program prioritas yang dinilai menjadi tulang punggung pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam sesi pemaparan, Sertu Sudarto menegaskan bahwa keberhasilan program KDKMP bergantung pada soliditas sinergi antara TNI dan pemerintah desa.
“Pengadaan lahan KDKMP bukan sekadar proyek fisik, tetapi investasi jangka panjang untuk kemandirian ekonomi desa. Sinergi dan komitmen bersama adalah kunci,” tegasnya.
Diskusi yang berlangsung intens, tajam, dan terarah tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan penting, di antaranya:
- Penetapan tahapan teknis pengadaan lahan
- Mekanisme identifikasi dan pemetaan lokasi
- Prosedur pengamanan aset koperasi agar berkelanjutan
- Pembentukan pola koordinasi rutin antar unsur terkait
Kegiatan komsos ini berjalan kondusif dan produktif, sekaligus semakin mengukuhkan peran Babinsa sebagai garda depan TNI dalam memastikan kelancaran komunikasi dan kolaborasi lintas sektor di tingkat desa. Kehadiran Sertu Sudarto bukan hanya sebagai pengawas teritorial, tetapi juga motor pemersatu yang mampu menjembatani kebutuhan masyarakat, pemerintah desa, dan agenda pembangunan nasional.
Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum percepatan realisasi KDKMP, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat Parangharjo, terutama dalam memperkuat ketahanan ekonomi lokal di tengah dinamika pembangunan di wilayah Banyuwangi.
Dengan terus hadirnya peran aktif Babinsa, Desa Parangharjo optimistis mampu mewujudkan ekosistem ekonomi yang lebih mandiri, inklusif, dan berkelanjutan.
(Red)







