Batu, Jawa Timur – Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan II yang digelar Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jawa Timur, berkolaborasi dengan Kementerian Agama RI dan UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung, menuai apresiasi tinggi dari para peserta.
Salah satu peserta, dr. H. Moh. Yusuf, S.KM., M.Kes., menyampaikan kesan mendalam atas kualitas penyelenggaraan acara ini. Menurutnya, sinergi tiga pilar tersebut menghadirkan keberkahan luar biasa. Para narasumber yang merupakan ulama dan pakar di bidangnya berhasil menyampaikan materi dengan cara yang atraktif, membuat peserta betah mengikuti sesi hingga malam hari tanpa merasa jenuh.
“Paparan ilmu yang disampaikan benar-benar esensi, tanpa mengurangi bobot kurikulum. Penyampaiannya gayeng, diselingi humor segar, membuat suasana seperti berada di majelis ilmu perguruan tinggi,” ungkap dr. Yusuf.
Selain materi, pelayanan panitia juga mendapat pujian. Mulai dari administrasi, akomodasi, hingga konsumsi, semua dinilai sangat memuaskan. Panitia bahkan menyiapkan menu ekstra yang menambah kenyamanan peserta. Momen makan bersama satu nampan berempat menjadi sarana mempererat persaudaraan antar peserta.
Kegiatan ini berlangsung di Hotel Asida Batu, yang lokasinya strategis dekat area praktik manasik di kompleks Perumahan Panorama. Peserta dapat menjalani simulasi lengkap prosesi haji mulai dari Arafah, Muzdalifah, Mina, hingga Tawaf dan Sa’i di lokasi yang dikelilingi pemandangan pegunungan hijau.
Di akhir testimoni, dr. Yusuf menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pengurus IPHI Jawa Timur, UIN SATU Tulungagung, Kemenag RI, hingga para peserta yang mayoritas adalah ulama dan kyai. “Semoga menjadi amal jariyah dan diberkahi Allah SWT,” pungkasnya.
(Red)








