Medan – Isu dugaan pungutan liar (pungli) yang mencuat di Pasar Induk Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara, langsung dibantah tegas oleh para pedagang dan pengurus pasar. Mereka menilai tuduhan tersebut tidak berdasar dan justru merusak citra pasar yang selama ini berjalan tertib dan transparan.
Menurut pengurus pedagang, seluruh kutipan dilakukan sesuai aturan yang telah ditetapkan oleh PUD Pasar Kota Medan dan tidak ada praktik kutipan di luar ketentuan.
“Kami sebagai pedagang tidak pernah merasa dipungut di luar aturan. Semua kutipan resmi dan sesuai tarif Perda yang berlaku. Kalau ada masalah, sebaiknya disampaikan melalui jalur resmi,” ujar salah satu pengurus pedagang saat dikonfirmasi, Minggu (4/5/2025).
Ketua Ikatan Pedagang Pasar Induk Lau Cih Kota Medan, Nismahwati Br Singarimbun, didampingi Sekretaris Sempurna Kaban, Wakil Sekretaris Hardika Sinuraya, serta Bendahara Supredo Sembiring dan Afrida Sitepu, juga menegaskan hal serupa.
“Pungli? Itu tidak benar. Ini hanya fitnah yang meresahkan,” tegas Nismahwati.
Para pengurus menyatakan bahwa semua pengelolaan pasar dilakukan secara terbuka dan sesuai regulasi yang ditetapkan pemerintah. Mereka bahkan mengajak siapa pun yang memiliki bukti terkait kutipan liar untuk melaporkannya secara resmi, agar bisa ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.
Jumlah pedagang di Pasar Induk Lau Cih sendiri diperkirakan mencapai 900 hingga 1.000 orang. Mereka menilai isu pungli yang beredar belakangan ini diduga sengaja dimainkan oleh oknum tertentu untuk menyudutkan PUD Pasar Kota Medan.
“Kami ingin pasar tetap kondusif. Jangan sampai isu yang tidak benar membuat keresahan di kalangan pedagang,” imbuhnya.
Pernyataan ini juga ditujukan kepada seluruh instansi terkait, termasuk Wali Kota Medan, sebagai bentuk klarifikasi bahwa isu pungli tersebut tidak berdasar dan hanya kepentingan pihak-pihak tertentu yang ingin merusak nama baik pasar.
Selama kepemimpinan Plt Dirut Utama PUD Pasar Kota Medan, Imam Hadi, S.E., dan Direktur Operasional Ismail Pardede, para pedagang menilai pengelolaan Pasar Induk Lau Cih semakin tertib dan aspiratif.
“Pengurus terus bersinergi mengayomi pedagang. Kami mendukung penuh kepemimpinan ini,” tutup Nismahwati yang diamini oleh seluruh pedagang.
(Tim)







