Lubuklinggau, 18 Februari 2025 – Kepala Sekolah SMPN 11 Kota Lubuklinggau, yang diduga jarang masuk kantor, kembali menuai sorotan publik. Dugaan ini mendapat tanggapan serius dari Aktivis Bumi Silampari, yang meminta Dinas Pendidikan setempat melakukan evaluasi kinerja kepala sekolah tersebut.
Salah seorang wartawan mengeluhkan sulitnya bertemu langsung dengan Kepala Sekolah SMPN 11 Lubuklinggau untuk melakukan konfirmasi terkait berbagai kegiatan sekolah.
“Saya sudah tiga kali mendatangi sekolah untuk wawancara dan konfirmasi, tetapi tidak pernah bertemu dengan Kepala Sekolah,” ujarnya.
Menanggapi hal ini, aktivis Ferry Isrop meminta Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) serta mengevaluasi kepemimpinan kepala sekolah yang dinilai tidak profesional dalam pelayanan dan keterbukaan informasi publik.
“Kami meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Bidang Pembinaan Kepala Sekolah untuk melakukan cross-check dan evaluasi terhadap kinerja kepala sekolah yang kurang profesional dalam pelayanan publik,” tegas Ferry.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum memberikan tanggapan terkait tuduhan tersebut.
(Erwin)







