Semarang – Sebanyak 8 Bintara remaja asal Papua yang bertugas di Polres Semarang menjalani skrining malaria oleh Seksi Dokkes Polres Semarang, Selasa (31/12/2024). Pemeriksaan ini dilakukan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang di Poli Kesehatan Polres Semarang.
“Kami lakukan skrining ini sebagai bentuk monitoring kesehatan terhadap Bintara remaja asal Papua, terutama karena tiga dari delapan personel ini memiliki riwayat malaria saat usia anak-anak. Bahkan, salah satu dari mereka sempat kambuh saat duduk di bangku SMA,” ungkap Kasi Dokkes Polres Semarang, Iptu Dwi Yulianto, S. Kep.
Hasil pemeriksaan yang disampaikan oleh tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang, Andriani Purmawati, menunjukkan bahwa kedelapan Bintara remaja tersebut dinyatakan negatif malaria maupun gejalanya.
Kapolres Semarang, AKBP Ike Yulianto W., S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa Polres Semarang menerima total 11 Bintara remaja angkatan 52 tahun 2024, di mana 8 di antaranya merupakan personel pengiriman dari Polda Papua yang sebelumnya menempuh pendidikan di SPN Polda Jateng, Banyumas.
“Delapan personel ini akan bertugas di Polres Semarang selama satu tahun ke depan. Ketentuan ini berlaku untuk seluruh Bintara remaja pengiriman Polda Papua yang ditempatkan di wilayah Jawa Tengah,” jelas Kapolres.
Ia juga berharap kedelapan Bintara tersebut dapat memanfaatkan waktu bertugas di Polres Semarang untuk menimba pengalaman dan ilmu sebanyak mungkin. “Sehingga ketika kembali ke daerah asal, mereka siap memberikan pelayanan yang maksimal dengan tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal,” tutupnya.
(Jk_Zed)







