Serang – Insiden pengeroyokan menimpa tim Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan sejumlah wartawan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di PT Genesis Regeneration Smelting (GRS), Cikande, Serang, Banten, Kamis (21/8/2025).
Peristiwa terjadi di area pabrik, Jl. Raya Cikande–Rangkasbitung Km 13,5, Kelurahan Cemplang, Kecamatan Jawilan. Wartawan yang hadir mengaku diundang langsung oleh pihak KLH untuk meliput sidak terkait dugaan pencemaran lingkungan.
Petugas Humas KLH, Anton Rumandi, menceritakan detik-detik pengeroyokan. “Saya kebetulan paling belakang keluar gerbang. Tiba-tiba ditarik, lalu dibogem hingga jatuh tersungkur. Kawan media, Rifky, ikut jadi korban karena mencoba melerai,” ujarnya.
Anton menambahkan dirinya mengalami luka lebam di hidung dan pelipis, sementara Rifky dari Tribun masih mengalami syok. Rombongan KLH dan wartawan korban pengeroyokan langsung menuju Polsek Jawilan Serang untuk membuat laporan sekaligus menjalani visum.
“Selain saya, ada staf kementerian yang juga jadi korban. Saat kejadian, beberapa rekan media ada yang sudah di kendaraan, ada yang masih di luar. Kondisinya belum semua terkonfirmasi,” jelas Anton.
Hingga kini, motif pengeroyokan belum diketahui. Polisi dari Polres Serang telah turun tangan menangani kasus tersebut.
PT GRS sendiri diketahui merupakan pabrik peleburan timbal di Kecamatan Jawilan yang sebelumnya telah disegel karena tidak memiliki AMDAL, namun tetap nekat beroperasi kembali.
(Redho)








