Musi Rawas – Keberadaan bantuan traktor roda empat dari Dinas Pertanian Kabupaten Musi Rawas tahun 2017 memicu pertanyaan warga Desa F. Trikoyo. Sejumlah tokoh masyarakat, termasuk Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan mantan Ketua BPD, mengaku tidak mengetahui secara pasti keberadaan alat pertanian tersebut.
Kepada wartawan Ganesha Abadi, Supratman selaku Ketua Gapoktan dengan tegas menyatakan bahwa dirinya tidak pernah dilibatkan dalam proses serah terima traktor dan tidak mengetahui keberadaannya sejak bantuan diberikan pada 2017.
Namun, pernyataan berbeda disampaikan Kepala Desa F. Trikoyo, Muji. Ia membantah klaim Ketua Gapoktan dan warga. Muji menyatakan bahwa traktor tersebut masih ada dan digunakan sebagaimana mestinya.

Sementara itu, Fahmi dari Brigade Pangan menyebut bahwa traktor roda empat untuk Desa F. Trikoyo memang masih ada dan pihaknya selalu berkoordinasi dengan Gapoktan. Bahkan, dari 36 unit traktor bantuan di seluruh Kabupaten Musi Rawas, hanya dua unit yang masih beroperasi, salah satunya diklaim berada di F. Trikoyo. Sisanya, sebanyak 34 unit, disebutkan berada di Dinas Pertanian dalam kondisi rusak.
Pernyataan yang saling bertolak belakang ini menimbulkan kecurigaan di kalangan masyarakat akan adanya ketidakterbukaan informasi. Mereka mempertanyakan transparansi pengelolaan bantuan yang bernilai ratusan juta rupiah tersebut.
Ganesha Abadi akan terus menelusuri kebenaran di balik polemik ini untuk memastikan kejelasan penggunaan alat pertanian yang seharusnya mendukung produktivitas petani di desa.
(Erwin Kaperwil Sumsel Lubuklinggau, Musi Rawas Utara)








