Batang Toru, Sumatera Utara — Tim gabungan Unit K9 SAR Mabes Polri, Unit K9 Polda Sumut, dan Sat Brimob Batalyon C Polda Sumut berhasil menemukan sesosok mayat perempuan di depan Gereja GKPA Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Kamis (4/12/2025). Penemuan ini bermula dari laporan warga yang mencium bau menyengat di sekitar area tersebut.
Menerima laporan masyarakat, tim gabungan segera melakukan penyisiran menyeluruh. Saat pencarian berlangsung, anjing pelacak K9 jenis Dasa memberikan reaksi kuat pada satu titik mencurigakan. Handler K9, Aipda Hasan, kemudian melaporkan indikasi tersebut kepada Katim, Kompol Kadarman, dan Iptu Erasmus untuk dilakukan tindakan lanjutan.
Setelah area yang ditandai anjing pelacak dibuka, tim menemukan jenazah seorang perempuan yang identitasnya masih belum diketahui. Penemuan ini kemudian dilaporkan kepada Basarnas untuk proses evakuasi menggunakan prosedur standar SAR.
Polri Tegaskan Respons Cepat dan Transparansi Penanganan
Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, membenarkan adanya penemuan tersebut dan menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti kecepatan respons Polri terhadap laporan masyarakat.
“Tim K9 bergerak cepat setelah mendapat laporan warga. Anjing pelacak berhasil mengarahkan tim ke titik bau dan ditemukan satu korban perempuan. Saat ini proses identifikasi masih berlangsung dan Polri terus berkoordinasi dengan instansi terkait,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Polri akan mengusut penyebab kematian secara menyeluruh dan memastikan penanganan berjalan profesional.
“Polri berkomitmen melakukan penyelidikan secara objektif, transparan, dan tuntas. Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera menghubungi kantor kepolisian terdekat,” tegasnya.
Jenazah Dibawa untuk Pemeriksaan Medis
Jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke fasilitas medis terdekat guna menjalani identifikasi forensik, termasuk pemeriksaan penyebab kematian, estimasi waktu kematian, dan pengumpulan bukti pendukung lainnya.
Polri memastikan perkembangan kasus ini akan terus disampaikan kepada publik sesuai hasil penyelidikan.
(Red)








