Payung – SMAS Plus Khoirul Ummah Payung berhasil meraih Juara 2 lomba karnaval tingkat SMA/SMK dalam rangka HUT RI ke-80 di Kecamatan Payung, Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (26/8/2025)
Penampilan tim Khoirul Ummah atau Pondok Modern Khoirul Ummah (PMKU) Payung sukses memukau masyarakat dengan menampilkan ikon-ikon khas, seperti Burung Garuda raksasa, Perahu Pacu, kostum daerah dari berbagai provinsi, hingga miniatur Panjat Pinang. Kreativitas dan kekompakan para santri mendapat sambutan hangat dari penonton serta apresiasi dari dewan juri.
Suasana karnaval semakin meriah ketika ikon Panjat Pinang ditampilkan dengan boneka yang naik-turun di batang pinang, berhasil membuat penonton tertawa riang penuh kebahagiaan.
Salah satu peserta, Jumain, santri kelas 1 asal Kecamatan Pulau Besar, mengaku bersyukur bisa ikut berpartisipasi.
“Senang sekali bisa menjadi bagian dari tim karnaval. Kami belajar kerja sama, kreativitas, dan semangat nasionalisme. Melihat Burung Garuda raksasa kami diarak di jalan membuat semua rasa lelah terbayar,” ujarnya penuh semangat.
Kepala SMAS Plus Khoirul Ummah Payung juga menyampaikan rasa syukur atas prestasi tersebut.
“Alhamdulillah, anak-anak tampil maksimal. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi, baik dalam kegiatan akademik maupun non-akademik,” ucapnya.
Ust. M. Azizul Azmi, S.HI., selaku Pimpinan PMKU Payung, turut mengapresiasi capaian ini.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh elemen yang terlibat, baik Pengurus Yayasan, Dewan Guru, Staf, maupun para santri. Selain itu, peran panitia juga luar biasa, sehingga kegiatan ini bisa kembali terlaksana dengan meriah di tahun ini,” ungkapnya.
Pengumuman resmi para pemenang lomba karnaval dilakukan pada Kamis malam (28/8/2025), disaksikan langsung oleh masyarakat dan para peserta dari berbagai sekolah di Kecamatan Payung.
Keberhasilan ini menegaskan bahwa SMAS Plus Khoirul Ummah Payung tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga membina bakat, kreativitas, serta menanamkan nilai kebersamaan dan cinta tanah air kepada para santri.
(Red)








