Musi Banyuasin, Sumatera Selatan — SMA Negeri 1 Sekayu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui program literasi sekolah, yang dilaksanakan secara rutin setiap minggu, Rabu (8/10/2025).
Program literasi ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis warga sekolah, sekaligus menumbuhkan budaya literasi agar siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi membaca bersama, diskusi buku, menulis kreatif, klub baca, serta kunjungan ke perpustakaan, termasuk penguatan literasi digital.
Kegiatan literasi dikelola oleh Tim Literasi Sekolah, yang terdiri dari gabungan guru bahasa dan guru bidang studi lainnya. Perpustakaan sekolah menjadi pusat kegiatan literasi, tempat siswa memanfaatkan berbagai sumber bacaan untuk memperluas wawasan dan pemahaman informasi.
Selain kegiatan literasi, SMA Negeri 1 Sekayu juga rutin menggelar yasinan bersama setiap minggu pertama di awal bulan, sebagai upaya memperkuat karakter spiritual siswa.
Kepala Sekolah Tamsur Subekti, S.Pd., M.M., melalui Wakil Kepala Bidang Kurikulum Asma’ul Husnah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa sekolah berkomitmen penuh mendukung kegiatan positif seperti literasi.
“SMA Negeri 1 Sekayu merupakan salah satu sekolah aktif literasi nasional. Kami terus mendorong siswa agar menjadikan membaca dan menulis sebagai kebiasaan positif sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini sekolah juga mengalami perkembangan signifikan di bidang akademik dan non-akademik. Para guru berperan aktif memberikan edukasi agar kegiatan literasi menjadi prioritas utama, sehingga siswa dapat tumbuh lebih cerdas, berkualitas, dan berdaya saing di era globalisasi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, di bawah kepemimpinan Tamsur Subekti, SMA Negeri 1 Sekayu mengalami banyak kemajuan, mulai dari peningkatan prestasi akademik dan kegiatan ekstrakurikuler, hingga perbaikan sarana dan prasarana sekolah yang membuat suasana belajar semakin nyaman.
Langkah inovatif tersebut menjadi bukti nyata kepemimpinan yang inspiratif dan layak dijadikan contoh bagi kepala sekolah lainnya.
(Erwin – Kaperwil Sumsel, Lubuk Linggau, Musi Rawas Utara)








