SUKABUMI – Semangat pengabdian, kepedulian sosial, dan nilai-nilai kemanusiaan kembali ditunjukkan para peserta didik calon perwira Polri. Siswa SIP (Sekolah Inspektur Polisi) Angkatan 55 Tahun 2026 Pleton 3A Batalyon Cakra Manggala Resimen Desaka Dhira Pradhipa menggelar kegiatan bakti sosial yang berlangsung penuh khidmat dan kehangatan di Masjid Raya Al-Muttaqin Setukpa, Sabtu (23/5/2026).
Mengusung tema “Berbagi Kebaikan Menebar Keberkahan, Membentuk Generasi Berakhlak Mulia”, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara institusi Polri dan masyarakat sejak dini.
Kegiatan yang melibatkan anak-anak yatim piatu dari Panti Asuhan Ummi Adah itu tidak hanya diisi dengan penyerahan santunan, tetapi juga edukasi, motivasi, pembinaan karakter, serta doa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kehangatan.
Para siswa SIP tampak berinteraksi langsung dengan anak-anak, memberikan motivasi serta menanamkan semangat untuk terus belajar dan berjuang meraih masa depan yang lebih baik. Pesan-pesan inspiratif yang disampaikan menjadi suntikan semangat bagi para peserta yang hadir.
Salah satu Siswa SIP Angkatan 55, RICO Y. D., menegaskan bahwa pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam membangun generasi bangsa yang unggul dan berintegritas.
Menurutnya, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita selama memiliki kemauan belajar, disiplin, serta keteguhan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Teruslah belajar, hormati orang tua dan guru, serta jadilah pribadi yang bermanfaat bagi sesama,” ujar Rico di hadapan anak-anak yatim piatu yang mengikuti kegiatan tersebut.
Sosok yang sebelumnya mengemban tugas sebagai Kanit Intel di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, itu juga mengajak para peserta untuk menjadikan pendidikan sebagai jalan menuju masa depan yang lebih baik. Ia menekankan pentingnya membangun karakter yang kuat, menjunjung nilai moral, serta memiliki semangat pantang menyerah dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan.
Kegiatan bakti sosial tersebut menjadi refleksi nyata bahwa tugas dan tanggung jawab seorang anggota Polri tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan melalui aksi-aksi sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Selain pemberian motivasi, para siswa SIP Angkatan 55 juga menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap mereka yang membutuhkan. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan sebagai harapan agar keberkahan, keselamatan, serta nilai-nilai kemanusiaan terus tumbuh dan berkembang di tengah kehidupan bermasyarakat.
Sambutan hangat diberikan oleh pengurus Panti Asuhan Ummi Adah maupun para anak yatim yang hadir. Mereka mengaku bahagia, terharu, dan merasa termotivasi atas perhatian yang diberikan para siswa SIP Angkatan 55.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan wajah humanis Polri melalui para calon perwira yang tengah menempuh pendidikan. Nilai empati, kepedulian sosial, dan semangat melayani masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter kepemimpinan yang profesional, modern, dan berintegritas.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, Siswa SIP Angkatan 55 Pleton 3A Batalyon Cakra Manggala Resimen Desaka Dhira Pradhipa berharap dapat terus menebarkan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat jembatan kemanusiaan antara Polri dan rakyat.
Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi bangsa, aksi sederhana namun penuh makna tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian, kasih sayang, dan semangat berbagi merupakan investasi moral yang sangat penting dalam membentuk generasi berakhlak mulia serta memperkokoh nilai persatuan dan kebersamaan di Indonesia.
(Redaksi Media Nasional Ganesha Abadi)







