Gresik – Di tengah padatnya arus kendaraan di jalur Pantura Gresik, tepatnya di Jalan Deandels, petugas Satlantas Polres Gresik Aipda Bambang Kurniawan menunjukkan aksi sigap saat melihat ambulans melaju tanpa suara sirine, meski lampu rotatornya menyala.
Naluri petugasnya langsung bekerja. Ia mendekati kendaraan tersebut dan melihat sopir ambulans memberi isyarat panik.
“Sirinenya rusak, Pak. Kami sedang bawa pasien darurat ke Rumah Sakit Semen,” ujar sang sopir dengan nada tergesa.
Tanpa berpikir panjang, Aipda Bambang segera menyalakan sirine dan rotator motor dinasnya. Ia mengambil posisi di depan ambulans, membuka jalan di tengah kepadatan lalu lintas sore hari. Suara sirine motor polisi menjadi penyelamat, memberi ruang bagi kendaraan medis yang kehilangan “suara hidupnya”.
Dengan kecepatan terkendali, Aipda Bambang mengawal ambulans hingga tiba di Rumah Sakit Semen Gresik. Setibanya di lokasi, pasien langsung mendapat penanganan medis.
“Terima kasih kepada Bapak Polisi Satlantas Polres Gresik atas pengawalannya. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak,” ungkap salah satu keluarga pasien dengan mata berkaca-kaca.
Menanggapi ucapan itu, Aipda Bambang hanya tersenyum. “Sudah tugas kami, Bu,” jawabnya singkat sebelum kembali ke mobil patroli untuk melanjutkan tugasnya.
Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna menyampaikan apresiasi atas tindakan cepat anggotanya tersebut. Menurutnya, aksi Aipda Bambang mencerminkan nilai kemanusiaan yang melekat pada tugas kepolisian.
“Aksi cepat dan tulus itu menjadi bukti bahwa di balik seragam, ada sisi kemanusiaan yang selalu siaga. Inilah wujud nyata dari motto ‘Polisi hadir untuk masyarakat’,” ujarnya.
(Redho)








