Demak – Untuk memastikan pengamanan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) berjalan lancar, Polres Demak menggelar Apel Pasukan Operasi Lilin Candi 2024 di Lapangan Wicaksana Laghawa Polres Demak, Jumat (20/12/2024). Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, termasuk Kodim 0716/Demak, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), Pemadam Kebakaran, PMI, BPBD, Jasa Raharja, serta mitra keamanan lainnya.
Apel ditandai dengan penyematan pita operasi kepada perwakilan personel dari Kodim 0716/Demak, Polres Demak, dan Dishub sebagai simbol dimulainya Operasi Lilin Candi 2024.


Pesan dari Pimpinan Daerah
Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, SE, memimpin apel didampingi Dandim 0716/Demak Letkol Kav. Maryoto, S.E., M.Si., M.M., dan Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha, S.H., S.I.K., M.Si. Dalam sambutannya, Bupati membacakan amanat Kapolri yang menggarisbawahi pentingnya sinergi antarinstansi untuk menjaga stabilitas keamanan selama perayaan Nataru.
“Saya ingin menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel pengamanan, termasuk TNI, Polri, dan mitra Kamtibmas lainnya, yang telah mendukung Operasi Lilin 2024. Keberhasilan pengamanan ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Bupati.
Operasi Lilin Candi 2024 berlangsung selama 13 hari, mulai 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025, dengan melibatkan 141.605 personel gabungan. Jumlah tersebut terdiri atas 75.447 personel Polri, 13.826 personel TNI, dan 52.332 personel dari stakeholder lain. Sebagai tambahan, 67.030 personel TNI disiagakan untuk mendukung operasi ini, menjadikan total kekuatan TNI sebanyak 80.856 personel.
Strategi Pengamanan
Polri telah membangun 2.794 pos pengamanan yang terdiri dari 1.852 Pos Pam, 735 Pos Yan, dan 207 Pos Terpadu untuk melindungi 61.452 objek, seperti gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, tempat wisata, dan lokasi perayaan tahun baru.
“Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 21 dan 28 Desember, sedangkan arus balik diprediksi berlangsung pada 29 Desember dan 1 Januari. Kami harap seluruh personel dapat mengantisipasi kepadatan di jalur tol, arteri, penyeberangan, serta lokasi wisata,” imbuh Bupati.
Polri juga bekerja sama dengan Korlantas, Ditjen Hubdar, dan instansi terkait untuk mengatur pembatasan operasional angkutan barang, rekayasa lalu lintas, hingga penutupan sementara proyek konstruksi yang dapat mengganggu kelancaran arus.
Melalui Operasi Lilin Candi 2024, diharapkan masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman.
(Pendim 0716/Demak)







