Buntok – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Buntok melaksanakan kegiatan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang diikuti oleh pegawai, pegawai magang, serta warga binaan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, keterampilan, dan kemandirian warga binaan melalui berbagai aktivitas produktif yang bermanfaat sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta melakukan berbagai aktivitas, seperti membuat bunga hias dari plastik daur ulang, merajut, serta menanam sayuran. Pembuatan bunga hias dari plastik bekas menjadi salah satu bentuk pemanfaatan limbah menjadi produk kreatif yang bernilai guna dan berpotensi memiliki nilai jual. Sementara itu, kegiatan merajut dan menanam sayuran menjadi sarana untuk mengembangkan keterampilan, melatih ketekunan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
Salah satu pegawai Rutan Kelas IIB Buntok menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah positif dalam mendukung pembinaan kemandirian warga binaan. “Kami berharap melalui kegiatan ini, warga binaan dapat mengembangkan kreativitas dan keterampilan yang dimiliki. Pembuatan kerajinan dari plastik daur ulang, merajut, dan menanam sayuran tidak hanya menjadi kegiatan yang produktif, tetapi juga dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan baru yang bermanfaat. Harapannya, keterampilan tersebut dapat terus dikembangkan sehingga menjadi bekal untuk membuka peluang usaha dan menjalani kehidupan yang lebih mandiri setelah kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Buntok terus berupaya mendukung pelaksanaan pembinaan yang produktif, kreatif, dan kolaboratif. Keterlibatan pegawai dan pegawai magang juga menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi warga binaan. Dengan adanya kegiatan UMKM ini, diharapkan warga binaan mampu meningkatkan keterampilan, menumbuhkan semangat berwirausaha, serta mempersiapkan diri untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat.
(Tim Redaksi)







