Musi Rawas, Sumatera Selatan– Ribuan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Musi Rawas antusias mengikuti kegiatan Manasik Haji yang digelar di Taman Beregam Muara Beliti, Jumat (31/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Musi Rawas, Agus Susanto, beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas
Dalam sambutannya, Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud yang diwakili oleh Agus Susanto menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Atas nama Bupati dan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas pelaksanaan Manasik Haji bagi anak-anak PAUD se-Kabupaten Musi Rawas tahun 2025,” ujar Agus.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini memiliki nilai edukatif yang sangat penting bagi anak-anak.
“Saya merasa senang karena peserta sangat antusias mengikuti kegiatan yang bermanfaat ini. Manasik haji menanamkan nilai-nilai pendidikan Islami sejak usia dini,” ungkapnya.
Menurutnya, usia dini merupakan masa keemasan dan periode penting dalam pembentukan karakter anak. “Pertumbuhan dan perkembangan di usia dini menentukan kualitas, kecerdasan, serta kematangan emosional anak di masa depan,” lanjutnya.
Agus juga berpesan agar anak-anak mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan para orang tua selalu mendampingi serta memberikan dukungan selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, Ketua Panitia Manasik Haji, Hj. Pratama Wani, menjelaskan bahwa jumlah peserta tahun ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.
“Kalau tahun lalu sekitar 3.000 peserta, tahun ini mencapai 5.000 anak. Jumlahnya bisa lebih banyak, namun beberapa orang tua belum memungkinkan secara ekonomi untuk ikut serta,” katanya.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi awal bagi anak-anak untuk mengenal ibadah haji lebih dekat.
“Semoga kelak anak-anak yang mengikuti manasik ini bisa benar-benar menunaikan ibadah haji atau umrah. Setidaknya mereka sudah memahami tata cara thawaf dan melontar jumrah,” pungkasnya.
(Erwin)







