Surabaya – Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PW IPHI) Jawa Timur terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada anggotanya. Terbaru, PW IPHI Jatim resmi bekerja sama dengan Bank Jatim untuk menghadirkan Kartu Tanda Anggota (KTA) berbasis ATM, yang memadukan identitas organisasi dengan layanan perbankan modern.
Kesepakatan desain KTA ini dicapai dalam musyawarah teknis yang digelar Selasa (2/9/2025) di kantor pusat Bank Jatim lantai 3 Surabaya. Pertemuan dihadiri jajaran PW IPHI Jawa Timur, antara lain Wakil Ketua DR. KH. Mangesti Waluyo, Sekretaris KH. Imam Mawardi Ridlwan, dan Mas Awal Syahyudi, serta tim teknis Bank Jatim yang dipimpin Emil Pratiwi.
Sekretaris PW IPHI Jawa Timur, KH. Imam Mawardi Ridlwan, menyebut program ini sebagai tindak lanjut dari hasil Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PW IPHI Jatim.
> “Tugas kami adalah menyiapkan data anggota dan foto. Tahap awal akan difokuskan pada pengelolaan data sesuai kebutuhan Bank Jatim,” ungkapnya.
Imam menegaskan, layanan KTA berbasis ATM bukan sekadar kartu identitas, melainkan juga sarana memperkuat konektivitas antaranggota dan mempermudah akses transaksi keuangan.
Wakil Ketua PW IPHI Jatim, DR. KH. Mangesti Waluyo, menambahkan bahwa program ini lahir dari semangat pelayanan organisasi.
> “Kami ingin memastikan setiap anggota IPHI Jawa Timur mendapat kemudahan dalam bertransaksi, terutama melalui Bank Jatim yang telah menjadi mitra strategis,” jelasnya.
Sementara itu, dari pihak Bank Jatim, Emil Pratiwi menuturkan bahwa desain kartu ATM yang berfungsi sebagai KTA telah mengantongi persetujuan dari Bank Indonesia.
> “Secara teknis sudah siap. Tinggal menunggu penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bank Jatim dan PW IPHI Jawa Timur,” ujarnya.
Program KTA berbasis ATM ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi lembaga sosial dan perbankan mampu menjawab tantangan era digital. PW IPHI Jatim berharap layanan ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh seluruh anggota di tingkat kota dan kabupaten se-Jawa Timur.
(Red)








