Musi Rawas, 20 Agustus 2025 – Proyek pembangunan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, menuai keluhan dari warga sekitar. Sejumlah pelaku usaha kecil, seperti penjual makanan dan manisan, mengaku terganggu dengan debu proyek serta kondisi jalan yang licin saat hujan.
Seorang pedagang makanan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan keresahannya.
“Warung kami terkena debu, kami jualan nasi dan makanan. Debunya banyak, sangat mengganggu. Kami sudah sering minta agar jalan dibersihkan setiap pagi, tapi tidak pernah direspons,” ujarnya.
Warga juga menilai kondisi jalan utama menjadi tidak aman. Debu menumpuk ketika cuaca panas, sementara saat hujan jalan berubah licin dan membahayakan pengguna.
“Sudah ada sekitar 5 sampai 6 sepeda motor yang terbalik oleh pembangunan proyek tersebut. Jalannya licin kalau hujan, dan itu sangat berbahaya,” tambahnya.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dan pihak pelaksana proyek lebih memperhatikan dampak sosial serta keselamatan warga sekitar.
“Kami tidak menolak pembangunan, kami dukung. Tapi tolong diperhatikan masyarakat kecil di sekitar sini. Jangan sampai kami yang mencari nafkah jadi korban dampaknya,” tegas warga.
Proyek yang diharapkan membawa manfaat justru menimbulkan keresahan akibat kurangnya komunikasi dan pengawasan. Warga pun meminta adanya keterlibatan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek agar dampak negatif bisa diminimalisir.
(Erwin)







