LAMONGAN – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) untuk mengingat perjuangan para ulama dalam mempertahankan kemerdekaan. HSN dirayakan setiap tanggal 22 Oktober. Penetapan pada tanggal karena pada saat itu terjadi Resolusi Jihad. Yaitu peristiwa dikumandangkan oleh Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari. Selasa (01/10/2024)

Resolusi jihad perjuangan dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari serangan penjajah. Dalam mengenal Resolusi Jihad, Pondok Pesantren Al Azhaar Krapyak Mayong Sidomlangean Kedungpring Lamongan memperingati dengan menggelar Sareng-sareng Pengaosan Dan Sholawatan.

Sekretaris Pesantren Al Azhaar Krapyak Mayong Sidomlangean Kedungpring Lamongan, Kang Suyuti menuturkan bahwa Pengaosan dan Sholawat rutinan Selapan Sabtu Wage bertepatan memperingati Hari Santri Nasional.
“HSN (Hari Santri Nasional) sebagai untuk meneladani semangat juang para ulama pejuang kemerdekaan. Kita berupa sebagai untuk memperkuat perjuangan dalam menjaga keutuhan NKRI,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Bani KH. Tasir Mayong, Mbah Guru H. Katjung Pramono menjelaskan bahwa Selapan Sabtu Wage saat sekaligus untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN).
“Pengaosan dan bersholawat Selapan Sabtu Wage dalam rangka HSN (Hari Santri Nasional) menghadirkan penceramah oleh Habib Ubaidillah Al Habsy dari Surabaya. Dan bersholawat akan bersama Habib Abdul Qodir Bin Umar Mauladdawilah dari Malang. Pengaosan dan bersholawat Selapan Sabtu Wage untuk umum. Karena itu dapat dihadiri oleh para jama’ah,” jelasnya.
Pengasuh Pesantren Al Azhaar Krapyak Mayong Sidomlangean menuturkan bahwa Selapan Sabtu Wage pada Bulan Oktober 2024 yaitu Hari Jum’at tanggal 18 jam 19.30 Wib.
“Pengaosan Selapan Sabtu Wage Pesantren Krapyak Mayong Sidomlangean Kedungpring Lamongan sebagai majlis ilmu dan sholawat. Di Majlis Selapanan Sabtu Wage tidak membahas politik, pilkada ataupun pemilu namun murni untuk ngaji dan bersholawat. Semoga kaum muslimin guyub dan rukun untuk memperkuat menjaga negeri tercinta,” tutupnya.
(Team/Red)







