Banyuwangi – Polsek Kabat Polres Banyuwangi tak hanya mengandalkan patroli malam. Rabu, 10 Juni 2026, jajaran Polsek Kabat menggelar pengamanan terbuka saat pagelaran seni budaya Jaranan berlangsung di Desa Pendarungan, Kecamatan Kabat.
Langkah ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kabat AKP Arif. Pengamanan dilakukan sejak siang hari untuk memastikan jalannya hiburan rakyat berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Pengamanan Proaktif di Momen Keramaian
AKP Arif menegaskan, pengamanan siang hari menjadi bagian dari strategi preventif kepolisian. Tujuannya jelas: mengantisipasi potensi gesekan, bentrok, hingga perkelahian antar remaja yang kerap muncul di kerumunan massa.
> “Selain rutinitas patroli malam, kami juga hadir saat ada hiburan tertentu seperti Jaranan. Ini untuk mengantisipasi bentrok ataupun perkelahian antar remaja,” ujar AKP Arif di sela pengamanan.
Petugas ditempatkan di titik-titik strategis sekitar lokasi acara. Koordinasi dengan panitia, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat juga diperkuat agar situasi tetap terkendali sejak awal hingga acara selesai.
Menjaga Warisan Budaya dari Tangan Tak Bertanggung Jawab*
Hiburan Jaranan merupakan warisan budaya asli Banyuwangi yang memiliki nilai historis dan pariwisata tinggi. Polsek Kabat menilai pelestarian budaya ini harus berjalan seiring dengan ketertiban umum.
> “Seni budaya Jaranan memang harus dijaga dan dilestarikan. Jangan sampai tercemar hanya karena ulah pemuda yang mencari gara-gara. Ini bisa membuat seni budaya Jaranan memiliki citra buruk di mata masyarakat,” tegasnya.
AKP Arif berharap setiap momen hiburan rakyat dijaga bersama. Ia mengajak warga menciptakan suasana damai, aman, dan nyaman, baik bagi warga lokal maupun pengunjung dari desa lain.
> “Kami hanya berharap di setiap momen hiburan rakyat seperti ini selalu dijaga dan dirawat. Jangan sampai ada kerusuhan. Ciptakan kedamaian antar warga. Buat senyaman mungkin bagi penyelenggara acara, terutama pengunjung dari desa lain,” lanjutnya.
Menurutnya, daya tarik terbesar Banyuwangi di mata wisatawan adalah seni budaya Jaranan. Citra positif inilah yang harus dijaga bersama agar terus menghipnotis dan menarik minat penonton.
Sinergi Aparat dan Masyarakat Kunci Keamanan
Kegiatan pengamanan ini mendapat apresiasi dari warga dan panitia penyelenggara. Kehadiran polisi di tengah masyarakat dinilai memberikan rasa aman sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal.
Polsek Kabat berkomitmen akan terus hadir dalam setiap agenda keramaian masyarakat. Tujuannya satu: memastikan Banyuwangi tetap aman, damai, dan berbudaya.
(Redaksi Media Nasional Ganesha Abadi)







