Banyuwangi – Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan (DHC BPK 45) Kabupaten Banyuwangi menegaskan pentingnya generasi muda memahami dan tidak melupakan sejarah lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pesan itu disampaikan oleh Sugihartoyo, anggota Dewan Paripurna DHC BPK 45 Banyuwangi, dalam sarasehan memperingati Hari Konstitusi ke-22 yang digelar di ruang rapat khusus DPRD Kabupaten Banyuwangi, (25/8/2025).
Menurutnya, saat Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) menetapkan Undang-Undang Dasar 1945 pada 18 Agustus 1945, di situlah Indonesia resmi berdiri sebagai sebuah negara berdaulat dengan konstitusi.
“Setelah Indonesia menyatakan kemerdekaannya pada tahun 1945 itu, banyak negara di dunia yang ikut terinspirasi dan kemudian merdeka,” ujar Sugihartoyo, yang juga menjabat Ketua Perkumpulan Gema Pendidikan Nasional (Perpenas) 17 Agustus 1945 Banyuwangi.
Acara sarasehan ini diikuti sekitar 75 peserta, terdiri dari pengurus DHC BPK 45, Dewan Harian Ranting (DHR), organisasi kepemudaan keagamaan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) perguruan tinggi, serta perwakilan OSIS SMA/SMK/MA di Banyuwangi.
Dengan mengusung tema nasional “Tegakkan Demokrasi, Jaga Demokrasi”, kegiatan ini ditutup dengan penganugerahan Tokoh Kebangsaan kepada tiga figur yang dinilai peduli pada penanaman jiwa, semangat, dan nilai kejuangan 45, yakni:
Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara,
Ketua Badan Kehormatan DPRD Banyuwangi, Suwito, dan
Ketua DHR BPK 45 Kecamatan Singojuruh, Sukardi.
Ketua DHC BPK 45 Kabupaten Banyuwangi, Akhmad Touwil Firdaus, dalam kesempatan itu juga membacakan dua rekomendasi kepada DPRD Banyuwangi. Pertama, agar DPRD segera mengesahkan Raperda tentang Pembinaan Ideologi Pancasila yang telah dibahas sejak periode 2024, sehingga bisa diterapkan pada tahun 2026. Kedua, DPRD diharapkan menyelenggarakan peringatan Hari Konstitusi setiap tanggal 18 Agustus secara rutin sebagai pengingat pentingnya konstitusi dalam sejarah bangsa.
Sementara itu, Suwito mengungkapkan rasa terima kasih atas penghargaan yang diterimanya.
“Kedisiplinan itu penting, karena menjadi salah satu kunci sukses. Apalagi menyangkut waktu dimulainya suatu rapat atau sidang di Gedung Dewan, yang membahas kepentingan besar rakyat Banyuwangi yang kami wakili,” tegas Ketua Badan Kehormatan DPRD itu.
(Red)








