Banyuwangi — Perum Perhutani KPH Banyuwangi Selatan melaksanakan kegiatan penanaman bersama di petak 76, RPH Karetan, BKPH Karetan, Desa Karetan, Kamis (…). Program ini digelar di atas lahan seluas 12 hektare, melibatkan jajaran Perhutani, Forkopimca, pemerintah desa, LMDH, serta masyarakat sekitar.
Kegiatan penanaman ini menjadi bagian dari komitmen Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan, memperkuat ketahanan ekologis, serta meningkatkan produktivitas kawasan hutan di wilayah Banyuwangi Selatan. Selain itu, momentum ini diharapkan memperkuat sinergi antara Perhutani dan masyarakat sebagai mitra pengelola hutan berkelanjutan.
ADM Perhutani: Penanaman Ini Wujud Komitmen Jangka Panjang
Administratur (ADM) Perhutani Banyuwangi Selatan, Wahyu Dwi Atmojo, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya agenda rutin, tetapi langkah strategis dalam memastikan keberlanjutan ekosistem hutan.
“Penanaman ini bukan hanya sekadar menambah tutupan hutan, tetapi juga menjadi langkah untuk memperkuat kerja sama antara Perhutani dan masyarakat desa sekitar. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat ekologis maupun ekonomi dalam jangka panjang,” ujar Wahyu Dwi Atmojo dalam sambutannya.
Ia menambahkan, partisipasi aktif masyarakat merupakan kunci keberhasilan pengelolaan hutan lestari di Banyuwangi Selatan.
Masyarakat Terlibat Aktif, Perkuat Rasa Memiliki Terhadap Hutan
Kegiatan penanaman bersama ini diikuti tokoh masyarakat, aparat desa, serta anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Kolaborasi ini tidak hanya menjadi simbol kebersamaan, tetapi juga upaya menanamkan rasa memiliki terhadap kawasan hutan sehingga masyarakat dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestariannya.
Dengan terlibatnya berbagai unsur, Perhutani berharap kesadaran kolektif dalam menjaga hutan semakin kuat dan mampu mencegah potensi kerusakan lingkungan.
Dorong Tutupan Hijau dan Keberlanjutan Lingkungan
Perhutani Banyuwangi Selatan optimistis bahwa penanaman di lahan seluas 12 hektare ini menjadi momentum positif dalam meningkatkan tutupan hijau kawasan Karetan. Selain memberikan manfaat ekologis, kegiatan ini juga diharapkan menghadirkan dampak ekonomi bagi masyarakat dalam jangka panjang, terutama melalui sistem pengelolaan hutan sosial yang produktif dan lestari.
(Red)







