Badung, Bali – Komitmen kuat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat kembali ditegaskan oleh Leonardo David Simatupang. Pimpinan tertinggi Polresta Denpasar tersebut turun langsung melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan pengamanan ajang musik elektronik berskala internasional Day Zero Bali yang akan digelar di kawasan prestisius Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, (13/4/2026).
Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya preventif sekaligus penguatan koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, dan terkendali.
Pengamanan Terintegrasi dan Berstandar Internasional
Dalam peninjauan yang berlangsung sejak pukul 17.00 WITA, Kapolresta didampingi jajaran pejabat utama, termasuk unsur operasional, intelijen, serta kewilayahan. Kehadiran mereka tidak sekadar simbolis, melainkan memastikan seluruh aspek teknis dan taktis pengamanan telah memenuhi standar tinggi penyelenggaraan event internasional.
Bersama pihak penyelenggara acara (Event Organizer) dan manajemen kawasan GWK, dilakukan evaluasi detail terhadap berbagai aspek krusial, mulai dari:
- Rekayasa arus masuk dan keluar pengunjung
- Penempatan titik-titik pengamanan strategis
- Kesiapan pos kesehatan dan respons darurat
- Sistem pengendalian massa berbasis zonasi
Event ini diproyeksikan akan menyedot ribuan pengunjung dari berbagai negara, dengan pembagian area eksklusif seperti VVIP di Beranda, VIP di Tirta Amarta, serta area reguler di Plaza Bhagawan. Selain itu, dua panggung utama—Lotus Pond dan Plaza Garuda—akan menjadi pusat pertunjukan yang membutuhkan pengamanan ekstra ketat.
Antisipasi Kamtibmas dan Lalu Lintas Jadi Prioritas
Kapolresta menegaskan bahwa fokus utama pengamanan tidak hanya pada lokasi acara, tetapi juga mencakup potensi gangguan di luar area, termasuk kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan masyarakat sekitar.
Pendekatan pengamanan dilakukan secara komprehensif melalui sinergi berbagai unsur, guna mengantisipasi potensi kerawanan yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas maupun kamseltibcarlantas. Seluruh personel disiagakan dengan pola pengamanan terbuka dan tertutup, didukung sistem komunikasi terpadu.
“Pengamanan event internasional bukan sekadar rutinitas, melainkan tanggung jawab besar dalam menjaga citra Bali sebagai destinasi dunia yang aman dan berkelas,” tegas Kapolresta dalam arahannya.
Bali Dijaga, Kepercayaan Dunia Dipertaruhkan
Monitoring yang berakhir sekitar pukul 18.00 WITA tersebut menunjukkan bahwa seluruh elemen pengamanan berada dalam kondisi siap. Situasi terpantau kondusif, dengan koordinasi antarinstansi berjalan efektif dan solid.
Kehadiran aparat kepolisian secara langsung di lapangan menjadi bukti nyata bahwa negara hadir dalam menjamin keamanan setiap aktivitas masyarakat, khususnya event internasional yang membawa nama besar Bali di mata dunia.
Dengan kesiapan matang dan pengamanan berlapis, pelaksanaan Day Zero Bali diharapkan tidak hanya sukses sebagai hiburan kelas dunia, tetapi juga menjadi representasi profesionalisme aparat keamanan Indonesia dalam mengawal setiap denyut aktivitas pariwisata nasional.
(Redaksi Media Nasional Ganesha Abadi)








