Banyuwangi, 20 September 2025 – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pekerjaan Umum, Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (DPUCKPP) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur daerah. Tidak berhenti pada pembangunan jembatan darurat roda dua dan roda empat, kini DPUCKPP Banyuwangi tengah mempersiapkan langkah jangka panjang berupa pembangunan jembatan permanen di Dusun Sungailembu, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.
Rencana pembangunan jembatan permanen ini dijadwalkan masuk dalam program kerja tahun 2026, dengan dukungan penuh APBD Kabupaten Banyuwangi. Infrastruktur baru tersebut akan menjadi solusi strategis pasca ambrolnya jembatan utama beberapa waktu lalu, sekaligus menghubungkan kembali jalur vital yang menghubungkan Desa Sumberagung, Kandangan, hingga Sarongan.
Spesifikasi Lebih Kokoh dan Aman
Jembatan baru dirancang dengan panjang 35–40 meter dan lebar 6 meter, serta konstruksi yang lebih tinggi dibanding jembatan lama. Desain tersebut disiapkan agar mampu menghadapi derasnya arus sungai dan potensi banjir saat musim hujan. Dengan begitu, jembatan ini diharapkan dapat berfungsi lebih lama sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat pengguna jalan.
“Desain jembatan permanen kami rancang agar lebih tahan lama, lebih tinggi dari permukaan sungai, dan memiliki kapasitas beban yang lebih besar. Kami ingin memastikan kebutuhan mobilitas warga terpenuhi dengan infrastruktur yang tidak hanya fungsional, tetapi juga berkelanjutan,” jelas Kepala DPUCKPP Banyuwangi.
Perhatikan Lingkungan dan Keselamatan
Selain kekuatan struktur, DPUCKPP juga menekankan aspek lingkungan dan keselamatan. Tim teknis sedang menyusun kajian geoteknik, hidrologi, serta desain konstruksi untuk memastikan jembatan dapat beradaptasi dengan kondisi alam sekitar tanpa merusak ekosistem sungai.
Dukungan Lintas Sektor dan Manfaat Ekonomi
Pembangunan jembatan permanen ini tidak hanya menyelesaikan masalah transportasi, tetapi juga membuka peluang bagi peningkatan ekonomi lokal. Distribusi hasil pertanian, perkebunan, hingga akses pendidikan dan layanan kesehatan akan kembali normal setelah jembatan selesai dibangun.
Pemkab Banyuwangi menegaskan bahwa proses pembangunan akan melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari tahap perencanaan teknis, pengawasan, hingga pengendalian mutu. Dengan prinsip tersebut, jembatan permanen Sungailembu diharapkan menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur berkualitas tinggi, tangguh, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.
(Red)








