Musi Rawas, Sumatera Selatan – Dana desa seharusnya menjadi pendorong kemajuan pembangunan di tingkat pedesaan, baik dari sisi infrastruktur maupun kesejahteraan masyarakat. Namun, kondisi berbeda justru terjadi di Desa Sukowarno, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Berdasarkan hasil investigasi lapangan oleh media Ganesha Abadi, ditemukan sejumlah kejanggalan pada pembangunan infrastruktur yang diduga menggunakan dana desa. Salah satunya adalah proyek pembangunan jalan rabat beton di Dusun 1. Di lokasi tersebut, prasasti proyek hanya mencantumkan jenis kegiatan, tanpa menyertakan jumlah anggaran yang digunakan.

Rabat beton yang dibangun memiliki panjang 125 meter, lebar 60 cm, dan tinggi 15 cm. Namun, diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP). Hal serupa juga terjadi pada pembangunan gorong-gorong di dusun yang sama. Prasasti yang terpasang tidak mencantumkan besaran anggaran, sehingga menimbulkan pertanyaan besar di kalangan warga.
Untuk menggali informasi lebih lanjut, awak media telah mencoba mengonfirmasi kepada pihak desa. Namun sangat disayangkan, Kepala Desa Sukowarno belum dapat ditemui meskipun sudah beberapa kali diupayakan.
Salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa kepala desa jarang berada di kantor. “Pak Kades sering ke ladang (kebun). Soal pembangunan, saya tidak tahu, sepertinya tidak ada. Kalau pun ada mungkin di tempat lain, saya kurang paham,” ujar warga.
Sementara itu, awak media juga mendapatkan tanggapan dari tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya. Ia menyayangkan sikap kepala desa yang dinilai tertutup terhadap wartawan dan LSM.
“Saya sangat menyayangkan sikap oknum Kepala Desa Sukowarno yang seolah alergi terhadap wartawan maupun LSM. Padahal, sekarang ini sudah era digitalisasi dan ada Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. Peran masyarakat, LSM, dan media sangat penting sebagai kontrol sosial untuk memastikan anggaran digunakan tepat sasaran,” ujarnya.
(Erwin – Kaperwil Sumsel, Lubuklinggau, Musi Rawas Utara)








