Lubuk Linggau — Upaya pelestarian warisan sejarah dan budaya kembali digalakkan oleh Pemerintah Kota Lubuk Linggau melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Bertempat di Gedung Perpustakaan Daerah, Senin (16/6/2025), kegiatan Identifikasi dan Pendaftaran Naskah Kuno Nusantara secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Cikwi, mewakili Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat.
Dalam sambutannya, Cikwi menegaskan pentingnya pelestarian dokumen sejarah sebagai bagian dari jati diri daerah. Ia menyebut kegiatan ini merupakan kali ketiga setelah sebelumnya sukses mengangkat tema bedah buku sejarah dan kuliner tradisional khas Lubuk Linggau, Sayur Ampai.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengidentifikasi naskah-naskah kuno yang tersimpan di tengah masyarakat, memeriksa kondisi fisiknya, dan membangun basis data sebagai referensi sejarah ke depan,” ujarnya.
Cikwi juga mengimbau masyarakat yang memiliki atau menyimpan naskah kuno untuk berkolaborasi dengan dinas terkait. Naskah-naskah tersebut dapat dititipkan di perpustakaan daerah agar dirawat secara optimal serta dikaji nilai historis dan budayanya.
“Pelestarian naskah kuno bukan hanya soal menjaga kertas usang, tapi menjaga warisan intelektual dan budaya nenek moyang kita. Kami sangat menghargai jika masyarakat mau berkontribusi dalam pelestarian identitas daerah ini,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Lubuk Linggau berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya dokumen sejarah akan semakin tumbuh, sehingga mampu menjadi fondasi yang kokoh dalam memperkuat identitas lokal di tengah arus modernisasi yang cepat.
(Erwin – Kaperwil Sumsel, Lubuklinggau, Musi Rawas Utara)








