Kuta – Komitmen menjaga stabilitas keamanan di kawasan wisata terus diperkuat. Polsek Kuta secara konsisten mengintensifkan Blue Light Patrol yang dipadukan dengan strategi cooling system sebagai langkah preventif menekan potensi gangguan kamtibmas, khususnya kejahatan C3 (curas, curat, dan curanmor), balapan liar, hingga gangguan ketertiban akibat knalpot brong.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (21/4) tersebut dipimpin langsung oleh Pawas Iptu Matheus Diaz Prakoso, S.Tr.K., dengan melibatkan personel yang bergerak menyisir titik-titik rawan di wilayah hukum Kuta. Patroli dilakukan secara mobile dan menyasar jalur strategis, mulai dari kawasan permukiman, pertokoan, mesin ATM, hingga pusat hiburan malam yang memiliki intensitas aktivitas tinggi.
Langkah ini tidak sekadar patroli biasa. Kehadiran personel di lapangan menjadi bentuk nyata visible policing yang bertujuan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat maupun wisatawan yang beraktivitas di Kuta.
Selain itu, pendekatan humanis juga menjadi prioritas melalui kegiatan cooling system. Petugas secara aktif memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, termasuk meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan serta mendorong partisipasi publik dalam melaporkan aktivitas mencurigakan. Dalam kegiatan tersebut, tercatat empat kali penyampaian pesan kamtibmas kepada warga.
Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok remaja yang berkumpul di pinggir jalan. Aparat melakukan pendekatan persuasif guna mencegah potensi aksi balap liar maupun penggunaan knalpot tidak sesuai standar yang kerap meresahkan masyarakat.
Hasilnya, selama patroli berlangsung situasi kamtibmas di wilayah Kuta terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan menonjol. Ini menunjukkan efektivitas strategi preventif yang dijalankan secara berkelanjutan oleh jajaran kepolisian.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menegaskan bahwa patroli Blue Light dan pendekatan cooling system akan terus ditingkatkan, terutama di kawasan wisata yang memiliki mobilitas tinggi.
“Kehadiran polisi di lapangan adalah bentuk komitmen kami dalam mencegah potensi gangguan keamanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan,” tegasnya.
Polresta Denpasar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan serta tidak ragu melaporkan setiap indikasi gangguan keamanan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif secara berkelanjutan.
Penulis: Redaksi Ganesha Abadi
Slogan: Tajam, Berwibawa, Mencerahkan Negeri






