Tulungagung, 29.Agustus 2025 – Dalam semangat memperingati 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, para pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Tulungagung menggelar tasyakuran yang penuh khidmat pada hari Selasa, 26 Agustus 2025. Acara yang bertempat di Pondok Pesantren Al Hikmah Mlaten, Kalangbret, Kauman, Tulungagung ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen para tokoh agama terhadap Nahdlatul Ulama (NU).
Tasyakuran ini dihadiri oleh perwakilan dari 44 pondok pesantren terkemuka di Tulungagung (daftar lengkap terlampir). Acara ini dikemas dalam suasana silaturahmi yang hangat dan konstruktif, di mana para pengasuh pesantren berdiskusi mengenai peran strategis mereka dalam berkhidmah kepada NU. Diskusi terfokus pada implementasi arahan dari PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
KH. Hadi Mahfudz, pengasuh Pondok Pesantren Al Hikmah Mlaten, dalam pengarahannya menyampaikan pesan yang sangat jelas, “NU merupakan pondok pesantren besar, sedangkan pondok pesantren merupakan NU kecil. Oleh karena itu, para kyai pengasuh pondok pesantren dan para santri telah mengambil sikap yang benar, yaitu selalu bersikap tegak lurus mendukung garis-garis dari PBNU.” Beliau menekankan bahwa NU dibangun di atas fondasi pesantren, sehingga dukungan penuh dari pesantren adalah sebuah keniscayaan.
Senada dengan KH. Hadi Mahfudz, Gus Thoha Maksum, pengasuh Pesantren Darus Salam Pampang Kamulyan Sambitan Pakel, menambahkan, “PBNU merupakan rumah besar, dan pondok-pondok merupakan tiang-tiangnya. Silaturahmi ini adalah wujud khidmah para kyai dan santri untuk memilih sikap tegak lurus kepada arahan PBNU. Saya tegak lurus instruksi NU, karena NU itu jalan para kyai.”
Para kyai pesantren sepakat bahwa NU bukan sekadar organisasi, melainkan sebuah gerakan ruhaniyah yang menjadi rumah besar bagi seluruh pesantren. Pesantren, di sisi lain, bukan hanya lembaga pendidikan, tetapi juga jantung peradaban yang terus berdenyut untuk kemajuan bangsa.
Poin-Poin Penting:
– Acara: Tasyakuran Kemerdekaan RI ke-80 dan Silaturahmi Pengasuh Pesantren
– Tanggal: 26 Agustus 2025
– Tempat: Pondok Pesantren Al Hikmah Mlaten, Kalangbret, Kauman, Tulungagung
– Peserta: Perwakilan dari 44 pondok pesantren di Tulungagung
– Tema: Peran Pesantren dalam Mendukung NU
– Pesan Utama: Penegasan Komitmen untuk Tegak Lurus pada Arahan PBNU
Daftar Pondok Pesantren yang Hadir:
1. PPHM Sunan Pandanaran Ngunut
2. PP Alfattahiyyah Ngranti
3. PP Darul Falah Bendiljati
4. PP Darunnajah Bandung
5. PP Pampang Kamulyan Sambitan
6. PPHM Sunan Gunungjati Ngunut
7. PP Pesulukan Mojosari Kauman
8. PP Hidayatul Mubtadi’ien Ngunut
9. PP MIA Moyoketen
10. PP Ma’dinul Ulum Campurdarat
11. PP Jidarul Ummah Pakel
12. PP Putra Menara Al Fattah Mangunsari
13. PP Nurul Falah Boyolangu
14. PP Al Azhaar Kedungwaru
15. PP Al Falah Botoran
16. PP Subulussalam Plosokandang
17. PP Al Mahmud Gempolan
18. PP Al Fattah Podorejo
19. PP Miftahul Ulum Suruhan Lor
20. PP Miftahul Ulum Karangrejo
21. PP Darut Taqwa Beji Boyolangu
22. Yayasan Aswaja Besole
23. PP Al Istighotsah Panggungrejo
24. SMP Islam KH. Ahmad Bajuri PP Madu Campurdarat
25. PP Baitul Arifin Ketanon
26. PP La Tahzan Gondang
27. PP Al Falah Karangsari
28. PP Darul Hikmah Tawangsari
29. PPTQ Al Mannan Kauman
30. PPM Darul Akhwan Kendal- Gondang
31. PP.Darussyafaah Bulu besuki
32. PP. Ulumul Qur’an Plosokandang
33. pp Nurul Ulum Bendiljati Kulon
34. PP Afandi Wateskroyo Besuki
35. PPTIQ Al Fattah Tanggul Welahan Besuk
36. PP AL Hikmah Mlaten Kalangbret Kauman
37. PP. Nurul Ulum Sukoanyar
38. Yayasan Nurul Dlolam Tamban
39. PPHM Sukoanyar
40. PPTQ Darul Ilmi. Sembung
41. PP. Bustanul Furqon Blumbang Campurdarat
42. PP. Nuurul Qur’an, Sidorejo, Kauman,
43. Baiturrahman Balesono, Ngunut
44. LPI Al ishlah Kalituri Warung Boyolangu
(Red)








