Jakarta, 22 September 2025 – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 TNI, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin secara langsung kegiatan Bakti Sosial Kesehatan melalui video conference, Minggu (21/9/2025). Kegiatan ini terhubung dengan Satgas Kesehatan TNI yang tengah bertugas di Gaza, Palestina, serta prajurit yang melaksanakan misi kemanusiaan di Papua.
Bakti sosial kesehatan melibatkan ribuan tenaga medis TNI di seluruh Indonesia. Selain memberikan layanan kesehatan gratis, kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian TNI, mempererat kedekatan prajurit dengan masyarakat, serta menghadirkan manfaat langsung bagi rakyat.
Di Monas, ribuan masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan, mulai dari donor darah, pengobatan umum, pengobatan gigi, khitanan massal, hingga pembagian kacamata baca. Program khusus berupa Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi pengemudi ojek online (ojol) juga digelar. Panglima TNI menyampaikan apresiasinya:
“Terima kasih, penghargaan besar untuk inisiatif ini. Saudara-saudara ojol diberikan kemampuan penolongan pertama di lapangan. Teruslah berbuat baik untuk membantu sesama, walaupun saat itu juga Anda mencari nafkah untuk keluarga,” ujar Panglima TNI.
Di Papua, prajurit TNI memberikan pelayanan kesehatan di pedalaman, termasuk Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, menyalurkan sembako, serta mengoperasikan rumah sakit lapangan. Panglima TNI menekankan pentingnya keberlangsungan layanan kesehatan di wilayah terpencil.
Sementara itu, di Gaza, Satgas Kesehatan TNI “Patriot Usada IV” menangani lebih dari 1.600 pasien korban konflik, termasuk patah tulang, luka bakar, dan trauma akibat ledakan. Panglima TNI menyampaikan rasa bangga kepada prajurit yang bertugas di daerah rawan:
“Terus lakukan kegiatan untuk membantu saudara-saudara kita di Gaza, jaga kesehatan, dan kami bangga kepada bapak-bapak dan ibu-ibu yang membantu mereka di tengah konflik,” tegasnya.
Bakti sosial kesehatan ini berlangsung dari 11 September hingga 4 Oktober 2025, dengan target nasional sesuai usia pengabdian TNI ke-80 tahun, meliputi donor darah 80.000 orang, pengobatan umum 80.000 pasien, pengobatan gigi 800 pasien, khitanan massal 800 anak, operasi katarak 800 pasien, dan operasi bibir sumbing 83 pasien. Khusus di Monas, tercapai donor darah 800 orang, pengobatan umum 800 pasien, pengobatan gigi 800 pasien, khitanan massal 80 anak, pembagian kacamata baca 200 orang, serta pelatihan BHD bagi 803 pengemudi ojol.
Melalui kegiatan ini, TNI menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan, menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, dan memberi kontribusi positif bagi dunia internasional.
Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi








