Wonogiri – Pemandangan hangat penuh makna tersaji dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-127 Kodim 0728/Wonogiri di Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno. Di sela-sela pengerjaan pengecoran jalan desa, prajurit TNI dan warga tampak duduk bersama menikmati kopi dan gorengan, Kamis (12/3/2026).
Momen sederhana itu justru menjadi potret kuat kemanunggalan TNI dan rakyat yang sesungguhnya. Tidak ada sekat, tidak ada jarak. Seragam loreng dan pakaian kerja warga larut dalam satu semangat: gotong royong membangun desa.
Di titik pengecoran jalan, prajurit dan masyarakat bahu-membahu mengaduk semen, meratakan cor, hingga memastikan kualitas pekerjaan tetap optimal. Ketika waktu istirahat tiba, suasana berubah menjadi penuh canda. Gelas kopi hangat dan camilan sederhana menjadi pengikat kebersamaan yang tulus.
Pak Parwoto (62), warga Desa Kembang, mengaku bangga bisa bekerja bersama anggota TNI.
“Capeknya hilang kalau sudah duduk minum kopi bareng begini. Rasanya seperti keluarga sendiri,” ujarnya dengan senyum lebar.
TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik berupa jalan, jembatan, atau infrastruktur desa lainnya. Lebih dari itu, TMMD menjadi ruang sosial yang memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Kehadiran prajurit di tengah warga menghadirkan rasa aman, semangat, dan optimisme.
Kodim 0728/Wonogiri melalui TMMD 127 membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya tentang beton dan semen, tetapi juga tentang kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian. Jalan yang dicor hari ini bukan hanya membuka akses ekonomi warga, tetapi juga mempererat tali persaudaraan.
Kegiatan ini pun menuai apresiasi dari berbagai kalangan karena dinilai mencerminkan nilai gotong royong yang autentik — nilai yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.
TMMD Reguler 127 di Desa Kembang menjadi bukti nyata bahwa TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi sebagai sahabat rakyat dalam membangun negeri, dari desa hingga pelosok.
(Agus Kemplu)







