Bandung — Musyawarah Nasional (Munas) I Dewan Pimpinan Nasional Cendekiawan Anak Pahlawan (DPN CAPA) Tahun 2026 resmi dibuka melalui prosesi pemukulan gong sebagai simbol dimulainya forum tertinggi organisasi. Momentum sakral tersebut menandai tekad kolektif CAPA dalam memperkuat konsolidasi nasional serta meneguhkan arah perjuangan organisasi yang berlandaskan patriotisme, idealisme, dan solidaritas kebangsaan.
Prosesi pembukaan berlangsung khidmat dan penuh makna, disaksikan oleh jajaran pengurus pusat, perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) CAPA dari berbagai provinsi, serta tamu undangan. Simbol gong yang dipukul menjadi representasi dibukanya lembaran baru perjalanan organisasi cendekiawan anak pahlawan dalam menjalankan peran strategisnya bagi bangsa dan negara.
Dalam Munas I DPN CAPA Tahun 2026 ini, organisasi secara resmi mengukuhkan semboyan perjuangan “Per Scientiam Harmoniam Et Opus Verum Creamus”, yang berarti “Dengan Ilmu Pengetahuan Kita Menciptakan Harmoni dan Kerja Nyata”. Semboyan tersebut ditetapkan sebagai nilai dasar dan dimuat dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) hasil kesepakatan Munas.
Penetapan semboyan ini menegaskan karakter CAPA sebagai organisasi intelektual yang mengedepankan pemikiran strategis berbasis keilmuan, sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Seluruh gerak langkah organisasi ditegaskan berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Munas I DPN CAPA Tahun 2026 diselenggarakan dengan format hybrid, menggabungkan pelaksanaan luring dan daring guna menjamin keterlibatan seluruh elemen organisasi secara nasional. Kegiatan luring dipusatkan di Hotel Sofia Dago, Kota Bandung, sementara peserta dari berbagai daerah mengikuti jalannya Munas secara daring melalui Zoom Meeting.
Berdasarkan hasil verifikasi panitia dan pimpinan sidang, Munas dinyatakan memenuhi kuorum. Dari total 10 Dewan Pimpinan Daerah CAPA provinsi yang telah terbentuk sebelumnya, sebanyak 8 DPD provinsi tercatat hadir dan berpartisipasi aktif, baik secara langsung maupun daring. Jumlah tersebut telah melampaui batas minimal dua pertiga kehadiran sebagaimana diatur dalam AD/ART, sehingga seluruh keputusan yang dihasilkan memiliki legitimasi organisasi yang sah dan kuat.
Dalam sambutannya, Dewi Nuri, S.Pd, yang dipercaya sebagai Ketua Umum Cendekiawan Anak Pahlawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus, panitia pelaksana, serta DPD CAPA se-Indonesia atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus DPN, panitia, dan DPD provinsi yang telah memberikan dukungan serta kepercayaan. Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Kita harus saling melengkapi dan memperkuat kebersamaan agar roda organisasi berjalan solid serta melahirkan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” tegas Dewi Nuri.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moril maupun material, sehingga pelaksanaan Munas I DPN CAPA Tahun 2026 dapat berlangsung tertib, lancar, dan sukses.
Munas ini diharapkan menjadi fondasi strategis dalam merumuskan program kerja jangka pendek dan jangka panjang, memperkuat struktur organisasi, serta menegaskan peran CAPA sebagai kekuatan intelektual nasional yang berkomitmen menjaga nilai-nilai kebangsaan dan persatuan Indonesia.
(Red)







